Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pokemon Go Mulai Ditinggalkan. Ini Alasan Penggemarnya di Manado, "Nggak Asyik"

"Saya sudah hapus game-nya, malas main. Nggak asyik ternyata. Bikin baterai boros," kata Onal yang diamini Sonit, Sabtu (20/8/2016) dini hari.

Editor:
NET
Pokemon Go 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hangat-hangat tai ayam. Para penggemar Pokemon Go di Kota Manado mulai un-install game terkenal tersebut. Alasannya, game itu sudah tidak mengasyikkan lagi dan menyedot banyak energi baterai smartphone mereka.

"Saya sudah hapus game-nya, malas main. Nggak asyik ternyata. Bikin baterai boros," kata Onal yang diamini Sonit, Sabtu (20/8/2016) dini hari.

Mereka mengaku awal-awalnya semangat mencari di mana ada monster Pokemon, namun lama- kelamaan permainan ini dianggapnya menjemukan.

Bahkan seorang pemain yang pada hari pertama sejak game ini resmi masuk Indonesia langsung mendapat 14 karakter Pokemon pun juga sudah membuang game itu dari ponsel pintarnya.

Pokemon Go sempat menggemparkan dunia. Pun di Indonesia sempat memantik pro dan kontra terkait monster yang disebar developer di sejumlah tempat seperti perkantoran dan lainnya.

Di kawasan bisnis Megamas Manado dan Mantos pada hari libur juga diramaikan para pemburu Pokemon. Bahkan sempat digelar lomba berburu Pokemon. Namun kini keadaannya sudah sepi kembali.

Pokemon Go akhirnya pada awal Agustus sudah bisa di-download atau diunduh secara resmi di Indonesia. Aplikasi tersebut bisa didapatkan secara gratis di Apple App Store (untuk iOS) dan Google Play Store (untuk Android).

Kehadiran Pokemon Go di Indonesia diumumkan langsung oleh akun resminya di Facebook dan Twitter.

"Trainers di 15 negara baru dan wilayah sepanjang Asia dan Oseania saat ini bisa mengunduh Pokemon Go secara ofisial dari Play Store atau App Store. Temukan Pokemon di dunia sekitar Anda!," tulis akun resmi tersebut.

"Negara-negara dan wilayah termasuk: Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, Taiwan, Papua Nugini, Fiji, Kepulauan Solomon, Micronesia, dan Palau," imbuhnya.

tu artinya, para pengguna Android di Indonesia, sudah tidak perlu lagi mengunduh APK dari sumber pihak ketiga.

Para pengguna iOS juga tidak perlu lagi menggunakan akun dari negara-negara lain, seperti AS dan Australia.

Menurut pantauan KompasTekno, aplikasi Pokemon Go resmi di Indonesia hadir dalam versi 0.31.0. Besarnya file yang harus diunduh adalah sebesar 60 MB.

Selain itu, pengguna harus menggunakan sistem operasi Android 4.4 KitKat atau yang lebih baru untuk menjalankan game populer itu.

Sementara itu, Pokemon Go di iOS hadir dalam versi 1.1.1. Ukuran file yang harus diunduh sedikit lebih besar, yakni 155 MB. Game ini bakal berjalan di iOS 8.0 atau lebih baru untuk menjalankannya.

Untuk mengunduh game tersebut, silahkan kunjungi tautan berikut untuk Android dan iOS.

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved