Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Lagu Hari Merdeka Menggema di LP Tondano

Riuh terdengar saat semua penghuni Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas II B Tondano menyanyikan lagu Kebangsaan Hari Merdeka

Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUN MANADO/ALPEN MARTINUS

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus


TRIBUNMANADO.CO.ID,TONDANO- Riuh terdengar saat semua penghuni Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas II B Tondano menyanyikan lagu Kebangsaan Hari Merdeka, di Lapangan Lapas Tondano, Senin (15/8) pagi.
Lagi tersebut dinyanyikan bersama dengan semua penghuni Lapas dan Rutan se Indonesia dan terpantau oleh Menteri melalui fasilitas teleconfrence atau video call.

Di LP Tondano warga binaan menyanyikan lagu dengan menggunakan pakaian adat Minahasa termasuk pakaian kawasaran, juga pakaian adat betawi sebab kebetulan Kalapan merupakan orang Betawi sambil mereka mengibarkan bendera merah putih kecil.

Meski di bawah sinar matahari yang cukup menyengat namun mereka tetap antusias. Kegiatan tersebut sempat terganggu akibat gangguan Internet, namun masalah tersebut sudah teratasi.

Usai menyanyi bersama, mereka kemudian mendengarkan bersama pidato dari Kemenkumham RI Yasonna Laoly. Mereka kemudian melanjutkan dengan lomba terompah yang juga dilakukan untuk memecahkan rekor.

Ada lima terompah yang disiapkan, kemudian digunakan bergantian oleh tim, satu tim ada lima orang, dan uniknya mereka lomba terompah menggunakan pakaian adat yang mereka gunakan.

Perlombaan terompah cukup seru dan meriah, para penghuni Lapas Tondano yang tidak ikut berlomba nampak menyoraki peserta lainnya.

"Kegiatan ini digelar untuk merayakan HUT 71 RI, dengan tujuan utama agar ada perubahan presepsi bahwa mereka tahanan dan narapidana bisa lakukan yang terbaik, mereka bukan pelaku kejahatan selamanta, tapi sebenarnya mereka bisa diubah menjadi lebih naik," ujar Teguh Imanto Kalapas Tondano.

Sebab menurutnya, para tahanan dan narapidana ini bisa diatur dengan baik, sebagai bentuk cerminan berjalannya pembinaan Lapas dengan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kegiatan ini jug untuk mewujudkan zero halinar dan zero punggunaan narkoba."Di LP Tondano ada 320 orang yang ikut semarakkan," jelas dia.

Sementara itu, Agus Wagania warga binaan LP Tondano mengatakan, sangat berterimakasih dengan digelarnya acara tersebut."Ini momen penting, dan kami berterimakasih bisa mendapatkan nilai tambah wawasan kebangsaan, kami selalu dianggap negatif namun kami bisa berubah karena dibina di sini," jelasnya.

Ia menambahkan, mereka menjalani proses pembinaan di LP supaya mereka dapat mengubah pola pikir dan tindak menjadi lebih baik."Di sini kami diajarkan juga untuk keragaman, sebab kami dari latar belakang budaya yang berbeda," jelas dia. 

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved