Jumat, 8 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ingat Bayi Mungil yang Dibuang di Tempat Sampah Sindulang? Kini Dia Makin Tembam dan Lucu

KEDIAMAAN keluarga di Kelurahan Sindulang Satu, Kecamatan Tuminting itu, Senin (15/8), ramai.

Tayang:
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO/DWARS SOUKOTTA
Kehidupan Bayi Anugerah El Nino Tamara Selepas Diselamatkan oleh Keluarga Ibu Mike Yohanis dan Bpk Steven Tamara serta diasuh oleh ibu Meiko Lopulalan 

Laporan wartawan Tribun Manado Vendi Lera

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kehadiran bayi Anugerah El'nino Tamara dirasakan membawa berkat bagi keluarga Tamara-Yohanes.

KEDIAMAAN keluarga di Kelurahan Sindulang Satu, Kecamatan Tuminting itu, Senin (15/8), ramai.

Sering menjadi tempat berkumpul. Warga sekitar lingkungan datang bergantian siang maupun malam. Sudah memasuki dua bulan, tetapi masih banyak cerita mengenai anak itu.

Terlihat Elnino, nama panggilannya, memakai baju dan celana berwarna putih. Kulitnya begitu halus, pipinya tembam, nampak bayi ini begitu sehat. Dia sesekali tersenyum ketika digendong oleh Mike, ibunya.

Steven Tamara, suami Mike, mengatakan, anak ini dirasakan membawa berkat buat keluarga. "Contoh saja, perencanaan sudah lama di cita citakan, yaitu untuk menabah usaha.
Baru sekarang terealisasi, memang berkat datang dari Tuhan, tapi anak ini mungkin, menjadi perantara atas berkat," ujar Steven.

Lanjutnya, tak terbayangkan, sudah hampir dua bulan, Elnino bersama keluarga, ada berkat, yang selalu Tuhan berikan. Sejak lalu ingin memiliki mobil, akhirnya tercapai.

"Pertumbuhan diperlihatkan Elnino, dulunya berat badan 2,1 kilogram sedangkan sekarang 4 kilogram," ujarnya sambil menunjukan bajunya hampir sudah tidak muat di badan si bayi.

Senada dengannya Mike. "Wah, memang anak ini kalau minum susu sekitar 15 16 kali sehari.

Pokoknya saya dan suami bergantian, buat susu, padahal sudah kantuk, tapi harus buat, nanti menangis lebih keras," katanya.

Kata dia, Elnino kalau malam hanya menangis minta susu atau pampersnya sudah full.
"Memang anak ini tidak bisa lama dikasih susu atau ada kotoran yang menempel di pampersnya. Dia merasa jijik," ujar Mike.

Tambah dia, kedua anaknya tidak seperti ini. Tiap malam harus bangun. "Dulunya tidak pernah mengendong anak, sekarang harus mengedong sampai dia tidur. Karena mereka menyusui pada ibunya," kata dia.

"Tapi semua, memang rencana Tuhan, kami begitu mencintai anak ini, dan akan terus memelihara sampai menyekolakan," ujarnya.

Kedua orangtua si bayi mengakui pekerjaan berat, serta aktivitas membuat badan, pikiran merasa lelah dan sakit, setelah pulang rumah, lihat El'nino langsung terobati.

Sebelumnya warga Lingkungan Dua, Kelurahan Sindulang Satu digemparkan dengan penemuan bayi di tempat sampah. Bayi yang belakangan diberi nama Elnino yang hidup ditemukan buruh sampah.

Saat itu buruh menggaruk sampah pakai cangkul, tiba-tiba terlihat tas hitam terlihat bergerak. Begitu diperiksa isinya adalah bayi. Elnino kemudian dibawa ke kepala lingkungan (pala).

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved