Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Lour Tetap Semangat Ikut Latihan Manasik

Lour merupakan calon jamaah haji tertua dari 113 jamaah Kotamobagu yang akan berangkat ke Mekah.

Penulis: Handhika Dawangi | Editor:
TRIBUN MANADO/HANDHIKA DAWANGI
Calon jemaah haji asal Kotamobagu berlatih manasik di Lapangan Pobundayan, Selasa (9/8). 

TRIBUNNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Lour Modeong melangkah dengan hati-hati dalam barisan jamaah. Wajahnya tampak tegang saat berlatih mengikuti rukun-rukun ibadah haji di Lapangan Kelurahan Pobundayan, Selasa (9/8/2018).

Ketegangan di wajahnya sirna usai latihan manasik. Kepada Tribun Manado, Lour yang sudah berusia 84 tahun ini mengaku semangat mengikuti latihan kendati matahari menyengat siang itu.

"Saya merasa sangat sehat mengikuti pelatihan ini, tidak takut. Sudah empat tahun, sejak 2012, saya mendaftar untuk melaksanakan ibadah haji," ujar Warga Kelurahan Mongkonai Kecamatan Kotamobagu Barat ini.

Lour merupakan calon jamaah haji tertua dari 113 jamaah Kotamobagu yang akan berangkat ke Mekah. Sementara Abdi Zilzalan Maftuh Jihni (22), Warga Kelurahan Gogagoman, menjadi jamaah termuda dari Kotamobagu yang berangkat ke Mekah.

"Memang sempat minder, namun lama kelamaan mengikuti manasik akhirnya rasa itu gugup, apalagi ditemani bapak dan tante.

"Perasaan sekarang tentu sangat senang sudah bisa menunaikan rukun islam yang ke lima. Saya mendaftar sejak lima tahun lalu," ujarnya.

Kepala Seksi Haji dan Umroh Kementerian Agama Kotamobagu Muhammad Husain mengatakan manasik sudah dilakukan sekitar 14 kali.

Tingkat Kecamatan delapan kali, tingkat kota sudah enam kali. Manasik dilakukan sejak Bulan Mei, Juni, Juli dan sekarang Agustus.

"Kegiatan hari ini praktik manasik yang terakhir," ujarnya.

Husain mengatakan pihaknya akan melakukan pengawasan ketat terhadap jamaah yang berusia lanjut terutama mengenai kesehatan.

"Sampai saat ini tidak ada kendala, umurnya 84 tahun namun fisik masih boleh untuk mandiri," ujar dia.

Sekda Tahlis Gallang berpesan kepada para jamaah agar menjaga kesehatan. "Sebelum berangkat haji biasanya banyak kunjungan dari keluarga jauh.

"Silakan diterima namun kalau sudah larut malam yang bersangkutan istirahat saja. Jangan karena sudah terlalu semangat namun tidak memikirkan kesehatan," kata dia. (handhikadawangi)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved