Rektor Unima Ingin Konsolidasi Internal
Baru terpilih sebagai Rektor Unima, Prof Julyeta Paula Runtuwene sudah dinanti setumpuk permasalahan.
Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Baru terpilih sebagai Rektor Universitas Negeri Manado (Unima), Prof Julyeta Paula Runtuwene sudah dinanti setumpuk permasalahan. Perbaikan universitas menjadi titipan pesan dari Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) yang harus dilakukan Rektor.
Beberapa 'PR' (pekerjaan rumah) yang harus dihadapi seperti masalah kelas jauh. Walaupun sudah ditutup, namun mahasiswa yang sudah terlanjur mengikuti program tersebut bahkan ada yang sudah diwisuda harus mendapatkan jalan keluarnya. Tak sedikit anggaran yang sudah digelontorkan oleh peserta.
Masalah nomor induk mahasiswa ganda, serta masih aktifnya di PDPT mahasiswa yang sudah lama diwisuda sudah mendesak untuk diselesaikan. Perlu dinonaktifkan sehingga tidak terjadi NIM ganda yang jumlahnya ada ribuan.
Isu ijazah palsu yang mendera Unima beberapa waktu lalu harus ditelusuri dan diselesaikan sehingga nama baik universitas bisa tetap dipertahankan.
Masih banyaknya fasilitas yang belum dimaksimalkan oleh Unima, padahal pembangunan gedung ataupun fasilitas yang disiapkan menggunakan dana yang cukup besar sehingga terkesan mubazir. Sejumlah pegawai Unima yang diduga memiliki kekayaan yang melimpah.
Hubungan dengan kampus yang lain baik dalam dan luar negeri perlu diperbaiki dan dipupuk kembali agar mendapat kepercayaan untuk membina kerjasama yang dulunya pernah ada.
Serta beberapa permasalahan lainnya yang menuntut dilakukan perubahan, sehingga minimal Unima bisa menaikkan peringkat dan bisa mendapatkan akreditasi A yang dampaknya akan menambah minat calon mahasiswa memilih Unima. Tahun ini peminat Unima menurun drastis dari target 6000 mahasiswa hanya tercapai sekitar 3 ribu mahasiswa saja.
"Untuk menjawab semua itu, saya akan melakukan konsolidasi untuk memperkuat satu ikatan menjadikan Unima unggul, berkaraktek, dan kompetitif, sebab Unima adalah kita, mari kita beramai-ramai lihat dengan jeli setiap persoalan yang kita lihat ke depan," kata Prof Runtuwene.
Ia menjelaskan, akan melakukan konsolidasi internal, terhadap sekeluruhan bagian Unima untuk melakukan pemantapan, melakukan kajian, dan evaluasi, supaya bisa maksimal dalam melaksanakan tugas," jelas dia.
Ia menargetkan secepatnya melakukan pembenahan, termasuk menyelesaikan beberapa kasus yang sempat terdengan terjadi di Unima.
"Kita akan berupaya memperbaiki organisasi tata kelola untuk menyatukan Unima, terlebih meningkatkan akreditasi," jelas dia. Ia juga mengatakan tidak main-main dalam membenahi Unima dalam dan luarnya.
"Saya kedepankan adalah perbaikan Unima, dan saya terbuka dengan ide, saran, dan kritikan jadi semua sumbangsih untuk Unima lebih baik," ujar dia. *
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/calon-rektor-unima_20160713_111232.jpg)