Waduk Kuwil Kawangkoan Segera Dibangun
Kabar gembira bagi warga Minahasa Utara. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Sulawesi I.
Penulis: | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Kabar gembira bagi warga Minahasa Utara. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Sulawesi I, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Perumahan Rakyat segera membangun bendungan Kuwil Kawangkoan.
Kabar ini disampaikan Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi I, Diidop Watania ketika melakukan audiens bersama Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan (VAP) dan Wabup Joppi Lengkong di ruang kerja Bupati Minut, Rabu (3/8).
Pembangunan waduk berdasarkan Peraturan Presiden RI no 5 tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang menyebutkan bahwa prioritas nasional kelima adalah ketahanan pangan (food security) dan prioritas nasional keenam adalah pembangunan infrastruktur dengan salah satu subsektor prioritas adalah infrastruktur pengendalian banjir.
Selanjutnya, Peraturan Presiden RI no 3 tahun 2016 tentang percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional.
"Pembangunan bendungan Kuwil Kawangkoan Minut ini penting untuk dilaksanakan dalam rangka mewujudkan waduk sebagai infrastruktur penyediaan air baku sekaligus berfungsi sebagai pengendali banjir," kata Wantania.
Seiring berjalannya waktu, ia menambahkan kebutuhan air baku, dan energi listrik di Kota Manado, Bitung dan sekitarnya terus meningkat dari tahun ke tahun sementara kebutuhan listriknya masih mengandalkan PLTA Tonsea Lama, Tanggari I dan Tanggari II, yang sangat bergantung dari besarnya debit dari sungai Tondano. Meski begitu, Wantania menjelaskan, ada tiga manfaat penting dari pembangunan waduk ini.
Pengendalian banjir Kota Manado dan sekitarnya untuk mereduksi debit banjir Q40 th sebesar 282,18 m3 per detik, dengan pengaturan pola operasi waduk, penyediaan air baku untuk Kota Manado, Minut, dan Bitung dengan debit 4,50 m3 per detik, penyediaan pasokan energi listrik (PLTM) dengan kapasitas sebesar 2 x 0,7 MW, serta pengembangan pariwisata.
"Kita sudah melihat dampak dari banjir untuk masyarakat Kota Manado. Bendungan ini sangat membantu untuk mencegahan banjir, kami masih terkendala pembebasan lahan bendungan karena surat kepemilikan lahan yang masih belum jelas," ujar Watania.
Bupati Panambunan menyambut baik rencana pembangunan bendungan tersebut. "Saya bangga karena di Provinsi Sulut, pembangunan bendungan hanya di dua daerah saja yaitu Minut dan Lolak. Saya juga akan membantu masalah pembebasan lahan sesuai aturan yang ada. Jika lahan tersebut adalah wilayah adat tentunya akan diatur sesuai budaya setempat. Bendungan ini untuk kepentingan yang sangat besar ke depan yaitu mengatasi banjir, olehnya saya berharap masyarakat juga mendukung," jelas Panambunan.
Informasi yang diperoleh, lokasi pekerjaan Bendungan Kuwil Kawangkoan Minut terletak melintang di sungai Tondano di sebelah hilir PLTA Tanggari II, tepatnya di Desa Kawangkoan, Kecamatan Kalawat.
Pelaksana Paket I konstruksi PT Wika-DMT, KSO dengan sumber dana APBN tahun 2016-2020 sebesar Rp 783.264.000.000, sedangkan Paket II Konstruksi PT Nindya Karya dengan sumber APBN tahun 2016-2020 dengan nilai pekerjaan sebesar Rp 640.341.000.000 dan lama pelaksanaan 1.460 hari kalender. *
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/vap-saat-dilantik_20160314_103036.jpg)