Hasil Perkebunan Bolsel Diperkirakan Menurun
Produksi menurun karena musim kemarau panjang di tahun 2015.
Penulis: | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Hasil produksi tanaman perkebunan di Bolsel diperkirakan menurun di tahun 2016.
Produksi menurun karena musim kemarau panjang di tahun 2015.
Kepala bidang perkebunan dinas perkebunan dan kehutanan, Suardi Makalalag, Minggu (31/7), mengatakan banyak pohon Cengkih dan Pala yang mati di tahun lalu. Itu menurunkan produksi di tahun 2016.
"Pohon sulit berbuah. Itu karena musim panas," ujarnya.
Proposal katanya sudah dibuat kelompok tani. Mereka ingin agar ada bibit Cengkih dan Pala baru.
"Bisa jadi dalam satu dua bulan dipenuhi. Kan banyak permintaan," ujarnya.
Untuk tanaman Kelapa, memang sangat menurun produksi. Pohon kelapa banyak ditebang untuk pembangunan rumah.
Sementara itu, propinsi sudah menyalurkan 170 ton pupuk. Pupuk itu dibagi dalam 62 kelompok.
"Diberikan bulan puasa. Juga sudah dibagikan," katanya.
Pupuk itu katanya untuk segala macam jenis tanaman. Dengan itu diharapkan produksi tanaman perkebunan bisa meningkat.
"Kami juga sudah minta bantuan pengasapan kelapa. Tapi belum juga diberikan," tuturnya. (Tribun Manado/David Manewus)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/jalan-togid-kokapoy_20160406_223028.jpg)