Tiga Toa Masjid Syuhada Kotabangon Kotamobagu Hilang Dicuri

"Tahun 2014 itu ada empat toa yang hilang. Saya sudah melaporkan ke Polres Bolmong."

Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Fransiska_Noel
Foto Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Seperti biasa sebelum waktunya salat Jumat, Hi Salilo (67) mengecek kondisi Masjid Syuhada Kelurahan Kotobangon. Mulai dari sajada, hingga pengeras suara. Pagi (22/7) ada yang berbeda dirasakannya.

Saat mengecek pengeras suara, saklar sudah menyala namun tidak mengeluarkan suara.

Cukup kaget, bingung hingga kesal. Itu yang dirasakan Imam Masjid Syuhada ini.

"Saya bingung, kenapa tidak bersuara. Padahal sudah menyala," ujarnya kepada Tribun Manado.

Rasa penasaran menghantui sehingga menghantar dirinya melangkahkan kakinya keluar masjid dan langsung menengok ke atas tower tempat tiga toa berada.

Akhirnya terjawab, penyebab suaranya tidak terdengar hingga keluar adalah hilangnya tiga toa yang baru dipasang beberapa waktu lalu.

Salilo mengatakan hal serupa sudah pernah terjadi sebelumnya. Tak hanya tiga toa, melainkan empat toa.

"Tahun 2014 itu ada empat toa yang hilang. Saya sudah melaporkan ke Polres Bolmong namun sampai saat ini tidak ada tindakan dan informasi," ujarnya.

Dia menambahkan kehilangan saat ini tidak ada gunanya jika dilaporkan lagi ke pihak kepolisian, karena tetap saja terjadi.

Kasubag Humas Polres Bolmong AKP Syaiful Tammu saat dikonfirmasi mengatakan untuk laporan polisi tetap akan ditindaklanjuti.

"Kalau pada 2014 itu sampai saat ini belum ada informasi, kami sedang melakukan penyelidikan. Memang terkendala karena tidak ada saksi mata yang melihat langsung. Namun tetap akan kita tindaklanjuti," ujarnya.

Ia kemudian menyarankan agar jika terjadi lagi dugaan tindak pidana pencurian silakan laporkan lagi ke kantor polisi.

"Silakan lapor ke Polsek Urban Kotamobagu," ujarnya. (Tribun Manado/Handika Dawangi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved