Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kota Bukan Tempat Beternak

Wakil Wali Kota Manado, Mor Dominus Bastiaan mengatakan perlu penataan di tiap - tiap lingkungan kelurahan.

Penulis: | Editor:

Laporan wartawan Tribun Manado Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Untuk mendukung perkembangan pariwisata di bumi nyiur melambai, Wakil Wali Kota Manado, Mor Dominus Bastiaan mengatakan perlu penataan di tiap - tiap lingkungan kelurahan. Seperti hewan ternak yang dibiarkan bebas berkeliaran, atau menyebabkan ketidak nyamanan.

Ketika turun lapangan, dirinya menemukan ratusan ternak babi berkeliaran di Kecamatan Tuminting, dan Bunaken. "Saya berharap hewan tersebut dikandangkan,"kata Mor waktu itu, Kamis (21/7).

Hal tersebut dimaksudkan untuk menjaga citra positif dan nama baik mengenai lokasi wisata di kota ini. Kemudian mengedepankan nilai - nilai dasar yang bersahabat dengan para wisatawan. "Jangan ada unsur-unsur negatif yang melekat, yang justru dapat berdampak buruk bagi kemajuan wisata yang ada,"kata Mor.

Menurut dia meski masyarakat menganggap remeh, namun masalah ini harus diseriusi mengingat kota ini semakin maju berkembang. Kemudian dua kecamatan tadi adalah daerah yang hidup dengan potensi wisata yang ada. "Daerah kita adalah daerah tujuan wisata, promosi akan kita lakukan untuk menarik kedatangan mereka. Jika puas mereka akan datang kembali,"kata Mor.

Menanggapi masalah tersebut, Camat Tuminting Sonny Takumansang mengatakan sudah ada perjanjian dengan peternak babi. Dimana mereka tidak akan peternak lagi setelah hewan peliharaan tersebut di jual. "Babi harus dikandangkan, itu sudah disosialisasikan. Kemudian sudah ada kesepakatan bersama secara lisan dan tulisan,"kata Sonny.

Menurut dia banyak ternak babi yang belum diketahui siapa pemiliknya. Karena mereka berkeliaran dari pesisir kelurahan Karang Ria, sampai Pesisir Pelabuhan Ikan Tumumpa untuk mencari makan. "Masalah ini harus diperhatikan lurah, babi harus dikandangkan. Kota bukanlah tempat untuk beternak,"katanya lagi.

Jika hal tersebut tidak diindahkan oleh para peternak maka tidak menutup kemungkinan akan ada penertiban seperti tangkap paksa. "Kita ikut perintah pak Wawali, ini petunjuk yang positif,"tukas Camat. 

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved