Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pria Kerasukan Bacok Ayah Kandung

Diduga alami kerasukan, seorang pria berinisial FL, warga Desa Lemoh, Kecamatan Tombariri Timur.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Lodie_Tombeg
zoom-inlihat foto Pria Kerasukan Bacok Ayah Kandung
NET
Ilustrasi

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Diduga alami kerasukan, seorang pria berinisial FL, warga Desa Lemoh, Kecamatan Tombariri Timur tega melukai ayah kandungnya bernama Herman Lenak (62), Senin (18/7) pukul 06.30 Wita.

Pria berusia 33 tahun itu terpaksa ditangkap anggota Polsek Tombariri. Setelah mengancam sekaligus melukai ayah kandungnya, FL mengamuk di permukiman warga Desa Lemoh.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Tomohon, Inspektur Dua Johny Kreysen, menyampaikan, motif penyerangan masih didalami, namun dari keterangan keluarga, FL diduga mengalami kerasukan.

"Jadi keterangan keluarga, korban seperti dihinggapi semacam kerasukan, sehingga mengamuk dan tidak mengenali orang tuanya," ujar Kreysen.

Namun aparat, lanjut Kreysen, tak langsung menarik kesimpulan dari kesaksian keluarga FL. Kasus itu masih didalami.

"Kami tangkap tanpa cederan dan sudah diamankan sementara di ruang tahanan Sektor Tombariri untuk proses hukumnya," kata Kreysen kepada Tribun Manado.

Mengenai motif penyerangan masih didalami penyidik, saat ini, kata Kreysen, masih menunggu FL tenang sebelum diambil keteranganya.

Adapun, Herman ayah FL dianiaya dengan dengan senjata tajam. Di bagian tubuhnya mengalami lima luka. Luka tikam di kepala, luka sabetan di telinga kanan, luka goresan di leher tepat di bawah telinga kanan, kemudian luka goresan di pinggang kiri dan terakhir luka di siku kiri.

Beruntung nyawa petani asal Desa Lemoh itu selamat. Korban sudah mendapat penanganan medis.

Polisi belum menemukan motif penyerangan FL terhadap ayahnya. Menurut pengakuan keluarga tiba-tiba saja FL mengamuk dan mengancam ayah dan ibu kandungnya.

Ancaman disertai dengan aksi penodongan. Dalam aksi itu, ayah korban menangkap sebuah kata yang dilontarkan pelaku yang mengindikasikan kesadaran pikiran FL tengah terganggu.

"Jadi waktu ditodong, dia (FL) mengeluarkan kalimat, Siapa ini? Seakan-akan tidak mengenali ayah dan ibunya," sebut dia.

Korban sempat melarikan diri, namun dikejar FL. Usai melukai ayahnya, FL mengamuk. Pelaku baru berhasil diamankan setelah personel Polsek Tombariri membekuknya dari belakang. *

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved