Orientasi SMP Muhammadiyah Popodu Tanpa Perploncoan
SMP Muhammadiyah Popodu, Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) mengadakan masa orientasi untuk siswa baru di sekolah mereka.
Penulis: | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado David Manewus
TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah Popodu, Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) mengadakan masa orientasi untuk siswa baru di sekolah mereka. Orientasi dibuat tanpa perploncoan.
Kepala SMP Muhamadiyah Popodu, Nusma Kombu, Senin (18/7), mengatakan materi yang diberikan sangat mendidik. Mereka diberi wawasan wiyatamandala.
"Juga diberi tahu cara proses belajar mengajar. Mereka juga diberi pengenalan tentang teman-temannya juga guru," katanya.
Tidak ada panitia senior dari orientasi ini. Menurut Kombu, semua diambil ahli para guru.
"Masih sedikit. Jadi bisa ditangani," ujarnya.
Ia mengatakan tiadanya pelajar senior dalam panitia membuat hal-hal yang tidak diinginkan bisa dihindari. Tidak ada kekerasan dan bentuk intimidasi lainnya.
"Ada 28 siswa yang masuk. Laki-laki lebih banyak," katanya.
Semua katanya ditampung di satu ruang kelas. Menurut aturan, satu ruang kelas hanya bisa diiisi 20 sampai 36 pelajar.
"Paling banyak mendaftar di sekolah sekitar sini. Yang paling banyak ialah dari SD Sondana, Sd Muhamidayah, SD Negeri (SDN) 3 molibagu, dan SDN 2 molibagu," ujarnya.
Untuk kelas 2 dan 3, katanya ada pembenahan halaman. Mereka mengadakan pembenahan lingkungan sekolah.
"Siswa dan siswi lumayan banyak. Hampir 70 pelajar," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-mos_20150729_182707.jpg)