Empat Desa Di Minsel tak Miliki Bakal Calon Hukumtua

Hal ini disampaikan langsung oleh kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Minsel.

Empat Desa Di Minsel tak Miliki Bakal Calon Hukumtua
JIBI
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Manado, Fionalois Watania

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Meski pendaftaran bakal calon (balon) hukum tua (kumtua) sudah berakhir pada 13 Juli lalu, namun pendaftaran kumtua di tujuh desa mendapat pengecualian dengan memperpanjang masa pendaftaran.

Hal ini disampaikan langsung oleh kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Minsel, Benny Lumingkewas kepada Tribun Manado, Jumat, (15/7).

"Hal ini bukan berarti mengubah jadwal tahapan pemilihan yang sudah ditetapkan. Ada tujuh desa yang harus melakukan pendaftaran ulang karena empat desa ini tidak memiliki balon sedangkan sisanya hanya memiliki satu balon," katanya.

Berdasarkan data BPMPD, setidaknya ada 170 orang yang sudah memasukan dokumen pendaftaran.

Lanjut pria yang biasa disapa Benny ini beberapa balon salah menafsirkan mengenai pendaftaran.

Mereka menganggap tahapan pertama selama 10 hari hanya berupa pendaftaran saja.

Padahal seharusnya sudah harus memasukkan berkas. Untuk itu dia berharap bagi balon yang ada di tujuh desa tersebut untuk melakukan pendaftaran lengkap dengan berkas yang sudah disiapkan.

"Berkas yang harus disediakan termasuk 24 formulir sebagai syarat untuk diverifikasi. Beberapa berkas yang harus dilengkapi diantaranya Ijazah minimal tingkat SMP, keterangan dokter sehat jasmani dan rohani, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), keterangan dari pengadilan tidak dicabut hak pilih, formulir keterangan Kumtua untuk domisili," terangnya.

Dia menjelaskan desa-desa yang belum memiliki bakal calon adalah Poopo Utara, Poopo Barat, Motoling Mawale dan Tondei. Sementara tiga desa hanya memiliki satu balon yang mendaftar yakni Picuan Satu, Raanan Baru Dua dan Tanamon.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved