Mor Marah Besar Karena Ada Oknum Yang Bermain Dalam Urusan Perizinan

Wakil Wali Kota Manado, Mor Dominus Bastiaan, marah besar dalam rapat evaluasi rutin pelayanan perijinan di ruang tolu, Kantor Wali Kota Manado.

Tribun Manado
Mor Dominus Bastian 

Liputan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Wakil Wali Kota Manado, Mor Dominus Bastiaan, marah besar dalam rapat evaluasi rutin pelayanan perijinan di ruang tolu, Kantor Wali Kota Manado, Selasa (12/7) Pukul 09.00 Wita sampai 11.00 Wita.

Kemarahan itu dipicu hasil laporan Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BP2T) yang dinilainya tidak becus dan jauh dari harapannya.

"So nyanda butul pemerintahan kalu so model bagini, (Tidak benar pemerintahan seperti ini)," semprotnya kepada kepala BP2T dan beberapa badan terkait.

Mor menilai kerja BP2T tidak professional, karenakan front office ternyata menerima berkas yang ada Surat Izin Tempat Usaha (SITU) HO yang tidak seharusnya diurus di situ.

Akibatnya proses penyelesaian berkas perizinan yang mestinya cepat, jadi tertunda dan terkesan sangat lambat. "Bismark harus kerja lebih bagus lagi," kata Mor menekan.

Dari hasil pemantauannya, diketahui banyak berkas yang harusnya sudah selesai namun masih disimpan dan dilambat lambatkan dengan maksud tertentu.

Mor ikut heran, karena sebelumnya dia ketahui sudah perkembangan yang baik soal perizinan. "Kita akan evaluasi ulang masalah ini, saya mau cari tahu siapa yang main," tegasnya.

Terkait hal itu Mor pun mengaku kecewa karena pelaporan terkesan saling lempar tanggung jawab, antara Disperindag, BP2T, dan Bidang Perekonomian Kota Manado.

Apalagi penjelasan mereka lewat data - data kurang jelas, dan sangat membingungkan. "Berkas apa ini, kenapa ada bulan 18, kalau tahun 18 masuk akal tapi bulan tidak ada. Kalian kira saya tidak tahu permainan seperti ini," kata Mor.

Dirinya berharap kedepan semakin dimaksimalkan, dan jangan sampai terulang kembali hal yang sama. "Jika mengalami kendala silahkan bicarakan dengan pimpinan, biar sedikit ada peningkatan, jangan terus diam di tempat," sarannya.

Usai rapat, sejumlah kepala SKPD yang dapat sorotan wakil walikota enggan berkomentar dan terkesan menghindar dari wartawan, dengan cara langsung bergegas keluar ruangan rapat.

Penulis:
Editor:
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved