Idul Fitri dan Lebaran, Omset Usaha Rental Mobil di Manado Naik 100 Persen
Para pelaku bisnis sewa mobil (rental) di Manado mendulang untung saat momen perayaan pengucapan syukur di Minahasa Selatan, Minggu (9/7).
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Fernando_Lumowa
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Para pelaku bisnis sewa mobil (rental) di Manado mendulang untung
saat momen perayaan pengucapan syukur di Minahasa Selatan, Minggu (9/7). Bahkan, jika ditarik ke belakang, omset para pengusaha rental mobil ini sudah naik sejak perayaan Idul Fitri.
Pantauan Tribun, Minggu (10/7), lokasi mobil yang disewakan di Kawasan Taman Kesatuan Bangsa (TKB) Manado nampak sepi. Jika biasanya penuh dengan mobil, kemarin hanya tersisa lima unit.
Menurut Alfarats Nusi mobil yang sering mangkal di TKB sedikitnya ada 40 unit mobil yang biasa mangkal di TKB. "Kalau hari biasa, harga mobilnya Rp. 300 ribu. Masuk idul fitri harganya bisa capai Rp 700 ribu sampai 800 ribu," ujarnya, kemarin.
Ia mengakui semakin tingginya permintaan mobil, akan berdampak pada kenaikan harga yang signifikan. Dalam sehari Alfarats bisa meraup untung hingga Rp 3,6 juta.
"Kalau mau keluar kota biasanya Avansa yang jadi pilihan. Tapi kalau hanya buat pacaran dan jalan-jalan Honda Jazz yang paling banyak dicari," terang pria berusia 37 tahun itu.
Hal serupa diakui pebisnis sewa mobil di sekitar Stadion Klabat, depan Hotel Gran Puri Manado.
Jumlah mobil yang mangkal disana memang tidak sebanyak di TKB tapi menjelang Lebaran pengucapan syukur, mereka disibukkan dengan tingginya permintaan.
"Kalau disini kami berikan harga Rp 600ribu hingga Rp 900 ribu untuk sewa per hari. Jika disewa hingga 3 hari harga akan kami turunkan menjadi 400 ribu per hari saja," ujar Ivan Mongkareng.
Berbagai jenis mobil juga tersedia di rental ini. Mulai dari Avansa, Xenia, Honda Jazz sampai Honda Freed.(nie)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/rental-mobil-di-tkb_20160710_215639.jpg)