Sungai Ranoyapo Dijadikan 'TPA'

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan didesak segara membangun tempat pembuangan akhir (TPA) di Motoling.

Sungai Ranoyapo Dijadikan 'TPA'
TRIBUNMANADO/ALPEN MARTINUS
Hampir semua warga baik bapak-bapak dan ibu-ibu turun ke saluran air menggunakan peralatan seadanya melakukan kerja bakti bersama dengan beberapa anggota TNI tersebut, untuk mengangkat tumpukan sampah yang sudah menutupi jalan air. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Fionalois Watania

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan didesak segara membangun tempat pembuangan akhir (TPA) di Motoling.

"Kami mendesak pemerintah segera menyiapkan lahan untuk TPA di Minahasa Selatan Atas (Minsela) karena produksi sampah di sini terus meningkat," kata Vidi Wowor, warga Minsel, Selasa (14/6).

Menurut dia, jangan juga salahkan masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Namun tidak tersedianya tempat sampah menjadi faktor utama mengenai masalah kebersihan khususnya di Motoling raya.

Pantauan Tribun Manado, sampah tidak hanya bertebaran di jalan, namun juga di selokan hingga sungai.

"Karena tidak tersedianya TPA membuat masyarakat membuang sampah sembarangan. Kondisi inilah yang terjadi saat ini di Kecamatan Motoling raya. Banyak sampah pasar dan rumah tangga hanya dibuang di sembarangan tempat," ujar dia.

Pria yang juga pegiat dan pencinta alam ini mengatakan, dengan tidak tersedianya TPA, ada beberapa titik yang dijadikan masyarakat sebagai tempat untuk membuang sampah. Di antaranya sungai Ranoyapo dan pinggir jalan wilayah Motoling.

Penulis: Fionalois Watania
Editor: Susanto_Amisan
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved