Wah, Ternyata Omar Mateen Itu Pelanggan Klub Malam Gay di Orlando

Omar Mateen (29), pria yang menembak mati 49 orang di kelab malam gay di Orlando, Florida, Amerika Serikat, adalah pengunjung rutin di sana.

Wah, Ternyata Omar Mateen Itu Pelanggan Klub Malam Gay di Orlando
Omar Mateen 

Kevin West, pengunjung setiap kelab malam Pulse, mengatakan, Mateen mengirim pesan kepadanya “on and off” selama setahun sebelum serangan itu.

Mateen menggunakan aplikasi Jack’d, yang biasa digunakan untuk chat dan kencan kaum gay, seperti dituturkan West kepada LA Times.

West telah menyerahkan telepon seluler dan mengaktifkan lagi aplikasi Jack’d untuk kepentingan penyelidikan Biro Penyelidik Federal (FBI) hingga Senin malam.

Menurut West, ia sedang menurunkan seorang rekannya ke kelab di Pulse pada Sabtu malam ketika ia mengenali Mateen sedang menyeberangi jalan dengan mengunakan topi hitam.

Mateen, yang hanya dikenal West melalui sorot matanya dan bukan namanya, saat itu terlihat menenteng telepon genggam berwarna hitam, sekitar sejam sebelum serangan.

“Dia berjalan melewati tepat di depan saya. Saya berkata, 'Hai,' dan ia berbalik dan berkata, 'Hai,' sambil menganggukkan kepalanya, kata West. "Saya mengenal dari matanya”.

West mengaku, selain ‘melihat Mateen muncul di aplikasi kencan gay’ dan juga melihat pria keturunan Afganistan itu sedang minum di salah satu pojok bar di Pulse.

Saksi mata lainnya, Cord Cedeno juga melihat Mateen ada di aplikasi Jack’d, seperti dilaporkan oleh Washington Post.

“Ia sering tampil dengan fotonya di situs itu, dan ia mudah dikenal,” kata Cedeno (23), warga Orlando, yang juga pernah disapa Mateen tahun lalu pada aplikasi kencan gay tersebut.

Editor: Ribut_Raharja
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved