Smart Woman

Tak Ada Kata Menyerah bagi Lesly Lanny Kaligis

Di era sekarang ini peran perempuan tak lagi terbatas pada urusan rumah tangga.

Tak Ada Kata Menyerah bagi Lesly Lanny Kaligis
TRIBUNMANADO/MAICKEL KARUNDENG
Lesly Lanny Kaligis

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK -  Di era sekarang ini peran perempuan tak lagi terbatas pada urusan rumah tangga. Lesly Lanny Kaligis termasuk perempuan yang memasuki ranah politik untuk menunjukkan perannya bagi bangsa dan negara.

Srikandi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini tercatat sebagai Ketua Komisi II DPRD Bolaang Mongondow. Sebagai wakil rakyat tentu saja ia harus menjalankan tugasnya demi rakyat.

Bercerita kepada Tribun Manado, Sabtu (4/6), tentang pekerjaan dan kehidupan keluarganya, perempuan kelahiran 9 Juli 1975 ini memang harus melebihkan waktunya untuk urusan kerakyatan.

"Yang paling utama turun langsung kepada rakyat agar bisa tahu apa yang menjadi kebutuhan mereka, bukan pribadi tapi secara umum," ujar istri Wakil Bupati Bolmong Yanni R Tuuk ini.

Meski begitu, ia juga sadar peran yang melekat padanya sebagai seorang istri dan ibu. Maka itu ia harus pintar membagi waktu antara urusan negara dan keluarga.

Pemilik motto "Tetaplah selalu bersyukur dalam keadaan apapun" ini mengatakan, walaupun sering memiliki kesibukan yang padat, ia tidak ingin mengabaikan keluarga. Waktu bersama keluarga adalah segalanya.

Saat ini anak-anaknya terpisah jarak dengannya. Anak tertua, Qhezia Tuuk, sementara menjalani studi di Jakarta dan dua bulan sekali baru bertemu. Sedangkan anak kedua, Matthew Tuuk, ada di Manado dan ditemui sekali sepekan.

"Pastinya kami sekeluarga harus menyiapkan waktu bersama. Apalagi suami sebagai Wakil Bupati dengan kesibukannya menjalankan roda pemerintahan," kata Lesly.

Dengan kemajuan teknologi saat ini komunikasi dapat dipermudah dengan telepon seluler. Jarak tidak lagi menjadi hambatan untuk bersua.

"Jika ada rasa rindu pasti kami bisa saling menelepon atau melakukan video call," kata perempuan yang hobi membaca ini.

Terkait tantangan dalam pekerjaan, ia menyadari kesibukannya mengurangi waktu bersama keluarga. Namun, tantangan itu tidak menjadi penghambat. Tantangan lainnya, tugas sebagai wakil rakyat mengharuskan ia selalu berhadapan dengan masyarakat dan ragam keluhannya. Ia harus mampu mendengarkan aspirasi rakyat dan memperjuangkannya. Untuk semua tantangan itu ia selalu berpasrah kepada Tuhan.

"Kesuksesan hanya dapat diraih bersamaNya. Walaupun seringkali usaha selalu disertai dengan kegagalan, tapi tetap percaya tidak ada yang mustahil dan tidak ada kata menyerah," jelas Lesly. (maickelkarundeng)

Penulis: Maickel_Karundeng
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved