Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tribun Manado TV

Pantai Bahowo Tongkaina Jadi Lokasi Wisata Mangrove

Sebanyak 500 bibit mangrove ditanam ratusan orang tergabung dari berbagai kelompok yang diundang Manengkel Solidaritas .

Penulis: Alexander_Pattyranie | Editor:

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Wilayah Utara Kota Manado, tepatnya di Lingkungan IV Bahowo Kelurahan Tongkaina Kecamatan Bunaken Manado Provinsi Sulawesi Utara, akan dijadikan lokasi wisata mangrove atau pohon bakau.

Pada Sabtu (4/6/2016) kemarin, sebanyak 500 bibit mangrove ditanam ratusan orang tergabung dari berbagai kelompok yang diundang Manengkel Solidaritas yang disponsori PT Tirta Investama di pantai Bahowo.

Menurut Camat Bunaken William Wongkar saat memberi sambutan, akan dibangun jalur kecil untuk perahu wisata bagi wisatawan yang berkunjung bisa menyusuri hutan mangrove.

"Mangrove ini bisa diangkat dan akan dikembangkan menjadi tempat wisata, jadi bila ada kegiatan seperti ini tentunya sangat baik dan kami sangat menopang," ujar Wongkar.

Menurutnya kegiatan seperti itu harus terus dilakukan dan dimonitor supaya tanaman itu tetap bertahan dan berekembang.

"Saat datang lagi tanaman ini masih ada dan sudah besar," pungkas dia.

Beberapa instansi terkait yang hadir juga turut menyampaikan komitmen mereka.

"AQUA mengeluarkan dana yang besar untuk hal seperti ini, kami harap lembaga swadayah masyarakat yang menggelar kegiatan seperti ini bisa berjalan dengan baik dan berkelanjutan serta harus ada pelaporan, kami tetap berkomitmen," ungkap Stakeholder Relation Manager PT Tirta Investama Imanuell Adoeng.

Seluruh hadirin pun mendukung komitmen yang ia sampaikan, begitu juga perwakilan Coral Triangle Initiative - Coral Reefs, Fisheries, and Food Security (CTI-CFF) yang hadir saat itu.

Menurut Communication Specialist Sekretariat Regional CTI-CFF Andie Wibianto, mangrove memiliki manfaat yang sangat besar.

"Mangrove itu selain menahan arus, menyaring racun, menyuplai makanan ke tengah laut, intinya menjadi benteng utama pertahanan laut," terang Andie.

Pasalnya, sesuai amatan Tribun Manado, pantai Bahowo berhadapan langsung dan sangat dekat dengan Pulau Bunaken yang keindahan alam bawah lautnya dikenal dunia.

Apalagi pantai Bahowo menjadi padang asuh bagi ikan-ikan yang beranjak dewasa, pasalnya pantai itu hingga sekitar 500 meter dari darat sangat dangkal bahkan pada siang hari airnya surut sampai ke dasar.

Beberapa saat kemudian, sebelum turun ke lokasi penanaman, dijelaskan singkat tentang cara penanaman bibit mangrove oleh Ketua Kelompok Tunas Baru Bidang Mangrove dan Pengolahan Sampah Lingkungan IV Tongkaina Nyonya Nova.

Kemudian, para hadirin dibantu Lintas Pecinta Alam Manado Utara (LPAMU) menanam bibit-bibit itu di lokasi yang mereka sediakan.

Balai Tanam Nasional Bunaken yang dipimpin Kasubag TU Nikolas Loli, Aliansi Jurnalis Indonesia Manado, beserta masyarakat setempat juga turut terlibat dalam kegiatan itu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved