Bolmong Harus Segera Tanam Padi
Wilayah yang luas untuk pertanian menjadikan Bolaang Mongondow sebagai lumbung beras di Sulawesi Utara yang terus dijaga dan dikembangkan.
Penulis: Maickel Karundeng | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Wilayah yang luas untuk pertanian menjadikan Bolaang Mongondow sebagai lumbung beras di Sulawesi Utara yang terus dijaga dan dikembangkan.
Koordinator Pendamping Upsus (upaya khusus) Sulut Dr Dedy Nursyamsi saat berkunjung di markas Kodim 1303/BM, Jumat (27/5) menyampaikan agar para petani di Bolmong harus segera tanam padi.
Dr Dedy menyampaikan kegiatan tanam padi ini Berdasarkan prediksi BMKG awal musim kemarau (MK) 2016 untuk kabupaten-kabupaten di Bolmong Raya sekitar Bulan Juni dasarian pertama hingga dasarian kedua tgl 1 hingga 20 kecuali di Bolsel awal sekitar Bulan Oktober dasarian pertama MK tgl 1 sampai 10.
Dengan demikian maka petani di Bolmong harus segera melaksanakan percepatan tanam padi sehingga diharapkan sebelum musim kemarau tiba, petani selesai tanam padi.
Dandim 1303 Letkol Inf S Sihotang pada kesempatan tersebut menjelaskan capaian LTT pada MT OKMAR 2015/2016 yang lalu dan bertekad untuk mendorong Petani pada MT ASEP 2016.
Hal ini terutama ditujukan kepada petani yang baru saja panen di akhir April-akhir Mei ini. BMKG juga memprediksi bahwa sifat hujan di Bolmong raya itu normal bahkan cenderung di atas normal untuk beberapa kabupaten di sebelah timurnya, yaitu di Minahasa.
Hal ini terkait dengan fenomena La-Nina (basah) yang peluangnya semakin menguat sejak bulan Juni depan. Jadi intinya untuk mengamankan produksi maka kita harus lakukan percepatan tanam di musim kemarau ini.
Itulah kesepakatan yang didapat dari hasil pertemuan ini. Dandim juga menjanjikan bahwa minggu depan akan mengumpulkan para danramil dan kadistan untuk melaksanakan rapat bersama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kunjungan-ke-bolmong_20160527_210142.jpg)