Kantor Arsip Tak Miliki Dokumen Sejarah Kotamobagu

Kantor perpustakaan dan arsip baru mengumpulkan 50 persen berkas Kota Kotamobagu.

NET
Ilustrasi 

Laporan Wartawab Tribun Manado Handika Dawangi

TRIBUNMANADO.CO.ID,KOTAMOBAGU - Kantor perpustakaan dan arsip baru mengumpulkan 50 persen berkas Kota Kotamobagu. Sisanya yang terdiri dari dokumen sejarah pemekaran, sejarah Kotamobagu, dan Surat Keputusan baik wali kota maupun pimpinan skpd belum ada.

Kepala Kantor Perpustakaan Tony Ponongoa mengatakan sisa arsip dan bentuk foto dan dokumen tersebut tidak hilang, melainkan masih disimpan setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

"Untuk dokumen sejarah pemekaran itu ada di Bagian Humas, dan Bagian Tata Pemerintahan, sementara untuk surat keputusan ada di Bagian Hukum," ujar Tony.

Menurut Tony yang bertugas untuk menjaga dokumen arsip tersebut adalah kantor perpustakaan dan arsip, untuk itu SKPD harus menyerahkannya.

"Rencananya akan ada MOU antara kami dengan SKPD untuk penggandaan dan pembuatan film dokumenternya. Sudah saya sampaikan kepada pak sekda, dan beliau merespon baik hal ini," ujarnya.

Untuk koordinasi dengan SKPD saat ini belum dilakukan, Tony mengatakan akan segera menindaklanjutinya. "Memang dalam mengeluarkan dokumen dari SKPD harus ada MOU dan berita acaranya," ujar dia.

Tony menambahkan saat ini Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Kotamobagu masuk kategori penilaian untuk percontohan di Sulut, meski baru 50 persen berkas yang dikumpulkan.

"Yang masuk itu untuk Sulut hanya Kotamobagu dan Bitung. Peniaiannya tahun depan," ujar dia.

Faktor mengapa Kotamobagu masuk kategori penilaian lanjut Tony yakni dilihat konsep Kotamobagu untuk mengelola arsip itu menurut tim dari provinsi sudah baik.

"Rencananya ada dua orang dari kantor perpustkaan provinsi yang akan mendampingi untuk pengelolaan arsip yang lebih baik.
Saat ini kita sudah punya gedung arsip di belakang Kantor Perpustakaan. Kedepan untuk lebih baik saya akan konsultasikan dengan BKDD untuk Sumber Daya Manusia di Kantor Perpustakaan dan Arsip harus yang mampu," ujarnya. (dik)

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved