Dinkes Boltim Waspadai Flu Singapura
Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) minta warga waspadai gejala flu singapura.
Penulis: Aldi Ponge | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Aldi Ponge
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) minta warga waspadai gejala flu singapura
Kepala Dinkes Boltim, Eko Marsidi mengatakan berbagai penyakit bermunculan termasuk flu Singapura tersebut. Sehingga diperlukan kerjasama semua pihak untuk mewaspadai penyebarannya.
"Umumnya, flu Singapura hanya menyerang kalangan balita, usai lima hari hingga dua tahun. Penularannya melalu batuk, air liur dan kontak langsung. Ini penyakit mudah tertular," katanya, pada Jumat (20/5)
Kasus flu Singapura telah terjadi di beberapa desa di Boltim. Sehingga dia meminta agar mewaspadai terutama menyerang balita lain.
"Data kami, untuk penderita flu singapura ditemukan di Puskemas Kotabunan sebanyak satu orang. Puskemas Mooat ada tujuh orang," bebernya.
Untuk mencegah meluasnya flu singapura di Boltim. Pihaknya secara rutin melakukan sosialisasi ke semua desa melalui Posyandu terutama bagu keluarga penderita.
"Kalau ada balita menerita flu singapura, kami akan memproteksi dan menanganinya langsung di rumah pasien," bebernya.
Dia menjelaskan tanda-tanda penyakit flu singapure yang menyerang balita tersebut yakni bercak-bercak merah ditangan, panas tinggi, sakit tenggorokan, hilangnya nafsu makan, sakit perut, muntah dan batuk. Penyakit ini juga bisa menyerang orang dewasa. "Selain itu ada tanda-tanda kulit kaki, tangan dan mulut bayi yang terkelupas," ungkapnya.
Sekedar diketahui, masa inkubasi flu singapura berlangsung kurang lebih seminggu, sebelum muncul tanda dan gejalanya yang diawali demam. Namun kebanyakan kasus, penderita tidak membutuhkan bantuan media karena gejalanya akan meredah sendiri dalam waktu tujuh hari tanpa penanganan apapun. Tapi jika penderita mengalami dehidrasi dan tidak membaik segera berkonsultasi ke dokter
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-flu-singapura_20160520_184704.jpg)