Yosanna Laoly Minta Kalapas Disiplin
Seluruh kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Sulawesi Utara diminta untuk tetap menjaga disiplin oleh Mentri Yasonna Laoly Menkumham RI
Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID,TONDANO- Seluruh kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Sulawesi Utara diminta untuk tetap menjaga disiplin oleh Mentri Yasonna Laoly Menkumham RI, saat berkunjung ke Lapas kelas II B Tondano, Selasa (17/5).
Pada kesempatan tersebut Laoly sempat menyapa beberapa penghuni Lapas termasuk para petugas Lapas dan disambut juga oleh Kalapas Tondano Teguh Imanto, Mentri kemudian memberikan arahan yang turut didengarkan oleh Wakil Bupati Minahasa dan Jajaran Lapas.
“ Saya tidak bisa lama memberikan arahan karena waktu, sebab pada beberapa kesempatan saya berikan arahan via teleconfrens. Kepada seluruh Kalapas saya mengingatkan untuk jaga disiplin, intergtitas, dan tanggung jawab,” ujar Menkumham.
Ia mengatakan, tadi ada laporan Kalapas bahwa HP sudah sejak lama tidak ada lantaran diberlakukannya telepon station.”Coba dikoordinasikan nanti supaya kita bisa pantau, dan kita coba akan bangun sistem untuk menangani soal ini, kita halangi orang untuk gunakan HP, tetapi di saat yang sama kita harus juga memberikan kesempatan berhubungan dengan keluarga tetapi terukur melalui jaringan yang kita miliki dan kita jaga bersama,” ujar dia.
Sebab menurutnya sangat berbahaya, di suatu tempat jaringan HP digunakan untuk membangun jaringan narkoba di luar.”Lapas selalu di tuding, kita selalu dituding bahwa bandar narkoba diatur dari Lapas, ini sangat memalukan kita, jadi saya minta seluruh kalapas mencoba menjaga jangan sampai terjadi soal seperti ini, narkoba jangan sampai masuk ke dalam,” jelasnya.
Walaupun menurutnya ia tahu petugas Lapas terbatas, kita akan berupaya,”Beberapa kali kita undang Kemenpan, supaya Menpan tahu kita kekurangan staf, dan kita meminta kepada Menpan supaya kita bisa tambah pegawai, namun di sela keterbatasan kalau kita disiplin kita bisa lakukan itu,”
Ia mengatakan agar petugas jangan menggunakan kekerasan, dan kalau ada potensi langsung koordinasi dengan Polres.”Jangan segan untuk melakukan koordinasi, serta jangan lalai dari tugas,” jelas dia.
Yasonna juga mengingatkan kepada pihak kantor Imigrasi, lantaran sekarang sudah banyak terima orang asing sehingga pantauan tetap perlu dilakukan.”Pengawasan harus ditingkatan, jangan bertindak kasar,kita tetap tegakkan hukum kalau ada yang melanggar UU keimigrasian, tapi tetap norma kesopanan, jangan minta uang, jaga integritas kejujuran kerja keras,” ujarnya.
Meski menurutnya masih banyak fasilitas terbatas, namun Lapas diminta untuk menghadirkan industri Lapas.”Bisa hadirkan kerajinan tangan, peningkatan kualitas kreatifitas lapas, bisa cari pihak ke tiga dan ciptakan Lapas industri,” jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/menkumham-di-tondano_20160518_003619.jpg)