BP3TKI Berharap Ada TKI Menerima KUR
Kami siap bekerjasama dengan perbankan untuk KUR TKI, yang memang merupakan program pmerintah daerah," ujar Kepala BP3TKI Manado Jeffry Sigar
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Manado akan berkordinasi dengan perbankan agar Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Sulawesia Utaa (Sulut) mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk tenaga kerja luar negeri tersebut.
"Kami siap bekerjasama dengan perbankan untuk KUR TKI, yang memang merupakan program pmerintah daerah," ujar Kepala BP3TKI Manado Jeffry Sigar, Senin (15/5/2016).
Menurut dia, karena banyak TKI yang sudah tidak lagi perpanjang kerjanya keluar negeri, membuka usaha di daerahnya, seperti membuka kursus bahasa asing bagi masyarakat yang ingin bekerja keluar negeri sebagai bekal untuk bekerja.
Oleh karena itu, meskipun Sulut bukan kantong TKI di Indonesia, namun berharap ada eks TKI yang bisa dikucurkan kredit. "Kami juga melakukan pelatihan kepada TKI, agar bisa berwira usaha mengembangkan diri, setelah bekerja keluar negeri," ungkapnya.
Sedangkan Pemimpin Wilayah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Josua Palti Hutapea mengungkapnya pihaknya akan melakukan penyaluran KUR juga dilakukan ke Tenaga Kerja Indonesia (TKI), yaitu persiapannya untuk pergi ke negara tujuan, seperti untuk pembelian tiket pesawat, mengurus surat-surat yang diperlukan, termasuk untuk pelatihan yang dillakukan di perusahaan penyalur.
Untuk itu pihaknya, beberapa waktu lalu melakukan sosialisasi di daerah Sonder, yang kebanyakan penduduknya menjadi TKI di Hongkong, Korea dan Jepang. "Mereka yang pulang dari bekerja kemudian membuka kurusus bahasan Korea, Jepang dan Hongkong. Artinya masyarakat terbuka untuk melakukan berbagai usaha," tuturnya.
Oleh karena itu, meskipun TKI dari Sulut tidak terlalu banyak, namun pihaknya akan tetap menggarap potensi tersebut. (erv)