Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Polda Sulut Menuju Tipe A

Dalam pertemuan dengan Komisi III DPR RI yang membidangi Hukum, HAM dan Keamanan dengan jajaran Polda Sulut

Penulis: Finneke | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO/FERDINAND RANTI
Kapolda Sulut Brigjen Pol Wilmar Marpaung 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kepolisian Daerah Sulawesi Utara terus berbenah dari semua aspek sebagai upaya menaikkan status menjadi Polda tipe A. Kapolda Sulut Brigjen Pol Wilmar Marpaung terus berupaya membangun sarana dan prasarana institusi yang dipimpinnya.

Dalam pertemuan dengan Komisi III DPR RI yang membidangi Hukum, HAM dan Keamanan dengan jajaran Polda Sulut, terungkap sejumlah permasalahan Polda Sulut menuju tipe A.

Semisal di Polres Sangihe tentang kurangnya anggota Polri serta terbatasnya sarana prasarana yang ada di daerahnya, mengingat Sangihe merupakan kabupaten yang memiliki banyak pulau, seperti halnya Kabupaten Talaud.

Juga di Direktorat Polair terkait minimnya bahan bakar minyak yang dialokasikan bagi jajarannya, termasuk kurangnya sarana kapal dalam melakukan patroli.

Pun dengan Polres Bolmong menyampaikan permasalahan tentang kondisi wilayah Bolmong Raya yang begitu luas,yang kini terbagi menjadi lima kabupaten dan kota, namun hanya memiliki satu Polres.

Namun dari berbagai permasalahan yang ditemui, Polda Sulut punya modal besar untuk mewujudkan itu. Berbagai prestasi pun telah ditorehkan. Citra polisi pun berubah, menjadi lebih baik di mata masyarakat. Meski tak dipungkiri Kapolda, masih banyak kekurangan yang harus dibenahi.

Prestasi tersebut di antaranya peringkat pertama dalam memberantas kriminalitas dan kejahatan jalanan, usai dibentuk berbagai tim khusus seperti Barracuda, Manguni dan timsus di polres jajaran. Pun dengan penghargaan penanganan kasus korupsi terbaik se nasional.

Baru-baru ini, Direktorat Sabhara Polda Sulut resmi miliki gedung mewah. Gedung yang dibangun Kementerian Perumahan Rakyat ini tiga lantai memakan anggaran Rp 14 miliar.

Lantai satu khusus barak, lantai dua dan tiga dengan total 32 ruangan diperuntukkan untuk kantor. Barak ini khusus Bintara Remaja. Total ada 205 personel yang akan menempati ini.

Kapolda meminta semua pihak agar sama-sama berdoa untuk kelancaran Polda Sulut menjadi tipe A. Ia menyadari banyak konsekuensi yang akan ditemui dalam upaya mewujudkannya.

"Doakan supaya apa yang kita upayakan bisa tercipta. Konsekuensi ada. Harus ada usaha lebih untuk itu. Namun kita optimis bisa mewujudkan itu," ujarnya saat diwawancarai akhir pekan lalu.

Dikatakannya, untuk mewujudkan itu, harus ada peningkatan sarana dan prasarana Polda Sulut. Namun dari semua aspek yang harus dibangun, ada program prioritas yang harus didahulukan.

"Membangun polres-polres, seperti di Bolmong, Minahasa Tenggara dan Sitaro. Itu dulu yang dibangun. Baru kita ke Poldanya," ujarnya.

Infrastruktur di Polda sendiri, kata dia, harus ada penambahan gedung-gedung. Peresmian gedung Dit Sabhara ini, kata Kapolda, juga menjadi bagian Polda Sulut menjadi tipe A.

"Kita sudah punya gedung baru dan ini termasuk mewah. Ke depan akan terus dibangun. Misalnya penambahan gedung Sarana dan Prasarana yang lebih layak. Saya kira lahan kita masih cukup," ucapnya. (fin)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved