Peserta UN SMP Harus Jaga Kesehatan
Para siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Bolaang Mongondow (Bolmong),Senin (9/5) akan mengikuti Ujian Nasional
Penulis: Maickel Karundeng | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Para siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Bolaang Mongondow (Bolmong), Senin (9/5) akan mengikuti Ujian Nasional (UN) selama tiga hari kedepan.
Kepala Dinas Pendidikan Bolmong Olii Mokodongan berkata kepada Tribun Manado Minggu (8/5), untuk jumlah peserta UN tingkat SMP dan MTs yakni 3.529 siswa yang tersebar 68 sekolah di Bolmong. Tapi, 22 sekolah digabungkan menjadi 46 sekolah pelaksana UN. "Dari 68 sekolah, hanya 46 sekolah menjadi pelaksana UN dan sisanya digabung," ucapnya.
Kata Olii, para peserta terdiri 1.670 putri dan 1.589 putra. "Saya mengharapkan para siswa agar mampu mengikuti dan menyelesaikan UN dengan penuh kejujuran," ujarnya.
Olii menambahkan, para peserta UN juga harus menjaga kesehatan dan belajar di rumah atau bersama teman-teman, jangan hanya keluar-keluar rumah tanpa memikirkan UN. Jika perlu untuk beberapa hari kedepan tidak keluar rumah apalagi mengendarai sepeda motor dijalan secara ugal-ugalan.
Devita Pendong (14) satu diantara siswa kelas 7 SMP PGRI Poopo, Kecamatan Passi Timur akan mengikuti UN berkata persiapannya terutama adalah belajar. "Saya tinggal di rumah untuk belajar dan tak keluar rumah," tuturnya.
"Pelajaran yang saya rasa sulit dan menantang adalah Matematika. Cara saya agar mampu mengikuti ujian Matematika yaitu menambah jam belajar dan fokus di Matematika," terangnya.
Berdasarkan informasi dari Kadis Pendidikan Bupati Salihi Mokodongan, Wakil Bupati Yanni Tuuk, Ketua Dewan Welty Komaling, dan Sekda Bolmong Ashari Sugeha akan membuka naskah UN.
Bupati Salihi Mokodongan di SMP 2 Bolaang, Wakil Bupati Yanni Tuuk di SMP 2 Dumoga, Ketua Dewan Welty Komaling di SMP 5 Dumoga, dan Sekda Ashari Sugeha di SMP 2 Lolalayan