Ketua Umum Golkar Terpilih Diminta Tidak Rangkap Jabatan

Politikus senior Golkar, Akbar Tanjung berharap para bakal calon ketua umum Golkar memiliki komitmen yang kuat untuk membangun partai.

Ketua Umum Golkar Terpilih Diminta Tidak Rangkap Jabatan
FERDINAND WASKITA
Akbar Tanjung. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Delapan kader Golkar telah mendaftar menjadi calon ketua umum Partai Golkar.
Mereka yang lolos verifikasi dari Komite Pemilihan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) akan bertarung memperebutkan posisi orang nomor satu di partai berlambang pohon beringin tersebut.

‎Delapan calon ketua umum yang sudah mendaftar adalah Aziz Syamsuddin, Mahyudin, Setya Novanto, Ade Komarudin, Syahrul Yasin Limpo, Airlangga Hartarto, Indra Bambang Utoyo, dan Priyo Budi Santoso.

Politikus senior Golkar, Akbar Tanjung berharap para bakal calon ketua umum Golkar memiliki komitmen yang kuat untuk membangun partai.

Untuk itu, dia menghendaki bakal ‎calon tidak rangkap jabatan.
"Nanti ketua umum terpilih jangan rangkap jabatan. Harus meninggalkan jabatan yang melekat kecuali hanya menjadi ketua umum," kata Akbar di Jakarta, Kamis (5/5/2016).

Akbar menuturkan, Ketua Umum Golkar terpilih harus all out untuk membesarkan partai demi terwujudnya kejayaan.
Menurutnya, Golkar saat ini sudah tertinggal dengan partai politik lain dalam mempersiapkan event politik nasional.

"Kita sudah terlambat, satu tahun sudah habis waktu kita. Ketua umum harus all out, itu yang saya inginkan," ujarnya.

Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved