Pingkan Kaat: Pendidikan Terjangkau
"Masih banyak teman-teman yang tak bisa sekolah karena tak ada uang."
Penulis: Aldi Ponge | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei diharapkan bisa menjadi momentum majunya dunia pendidikan di Indonesia.
Gadis bernama lengkap Pingkan Kaat menilai dunia pendidikan di Indonesia semakin berkembang. Ini ditandai dengan tingginya minat generansi muda untuk menapaki pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
"Sayangnya, pendidikan belum berpihak kepada orang miskin. Masih banyak teman-teman yang tak bisa sekolah karena tak ada uang," kata anak sulung dari dua bersaudara pasangan Sonny Kaat dan Marlen Mewengkang, Senin (2/5).
Dara cantik kelahiran 2 Oktober 1999 ini berharap pendidikan gratis dan terjangkau bisa terwujud dan dinikmati semua anak bangsa. "Kalau sekolah gratis dan bisa dijangkau, teman-teman yang orangtuanya tak mampu dapat tetap sekolah," tuturnya.
Dia pun mengajak genarasi muda untuk berkompetisi meraih prestasi dan demi masa depan. "Saya harus jauh dari orangtua. Tak apa-apa, demi masa depan saya," ujar siswi kelas dua SMA Kristen Kotamobagu yang ingin menjadi perawat agar bisa menolong orang lain ini.
Dia pun berharap nantinya bisa membantu anak-anak kurang mampu untuk dapat bersekolah. "Saya prihatin karena ada teman-teman yang mengantungkan hidupnya pada komix dan ehabon," tutur siswi yang selalu meraih lima besar juara kelas ini. (tribun manado/aldi ponge)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pingkan-kaat_20160502_235711.jpg)