Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Komjen Buwas Kuliahi Mahasiswa Unima

Kedatangan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Budi Waseso di Universitas Negeri Manado.

Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Lodie_Tombeg
IST
Komjen Buwas bersama Walikota dan Wakil Walikota Tomohon 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Kedatangan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Budi Waseso di Universitas Negeri Manado di Tondano disambut tarian Kabasaran, Senin (2/5).

Buwas, sapaan Budi Waseso, diundang memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Unima. Kuliah umum jenderal bintang tiga Polri ini mengambil tema "Unima menuju kampus bebas narkoba".

Selain para mahasiswa, turut hadir juga Kapolda Sulut Brigjen Pol Wilmar Marpaung, Bupati Minahasa Jantje Sajow, dan Rektor Unima Prof Pilotheus Tuerah, serta para dekan.

"Ini suatu kebanggaan terhadap kami Unima yang dipercayakan sebagai kampus bebas narkoba," kata Prof Tuerah. Rektor menambahkan, bahwa di Unima akan diberlakukan tes narkoba sebagai persyaratan mahasiswa baru.

Pada kesempatan itu, Kepala BNN memberikan kuliah umum. Mantan Kabareskrim ini menjelaskan, tentang narkoba dan bahayanya. Komjen Buwas mengatakan, bahwa kedatangannya untuk menguatkan program antinarkoba yang sudah dilakukan oleh Unima.

"Perkuat saja program tersebut. Saya berharap program ini bisa ditularkan ke universitas lainnya," ujar dia.

Ia menambahkan, bahwa hasil tes narkoba negatif di Unima beberapa waktu lalu. "Berarti komitmen antinarkoba betul dilaksanakan. Kita tidak hanya kata-kata, tapi tindakan nyata," kata Buwas.

Ia menambahkan, bahwa tidak ada keberhasilan dengan narkoba. "Sasaran narkoba adalah generasi bangsa yang produktif, satu di antaranya mahasiswa, sehingga perlu dilakukan pencegahan. Jika tidak akan berpengaruh terhadap masa depan negara," ujar dia.

Menurutnya, pencegahan harus masif dilakukan. "Kita selamatkan generasi kita sesuai wilayah masing-masing," jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, pati Polri ini melantik puluhan penggiat antinarkoba Unima. Ia juga melakukan memorandum of understanding (MoU/perjanjian kesepakatan) dengan mahasiswa. Para pegiat antinarkoba kemudian dipakaikan rompi antinarkoba.

"Mereka nanti akan bergabung dan melakukan sinergitas bersama dengan Badan Narkotiba Kabupaten (BNK), sinergitas dengan Polda Sulut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang punya program antinarkoba, serta Mendagri (Kementerian Dalam Negeri)," ujar Buwas. *

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved