4 Pemborong Besar di Bolmong Belum Urus Izin

"Kami sudah beberapa kali melayangkan surat pemanggilan sampai teguran kepada beberapa perusahaan."

4 Pemborong Besar di Bolmong Belum Urus Izin
net
Ilustrasi

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK- Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Kabupaten Bolaang Mongondow Usman Buchari mengancam akan menindak perusahaan- perusahaan yang yang hingga kini tak mengurus perizinan.

"Kami sudah beberapa kali melayangkan surat pemanggilan sampai teguran kepada beberapa perusahaan agar mengikuti aturan dengan mengurus empat perizinan," ujar Usman, Minggu (1/5/2016).

Adapun empat izin utama tersebut adalah izin gangguan atau HO yang harus diperpanjang setahun sekali, surat izin usaha perdagangan (SIUP) yang berlaku selama tiga tahun, surat izin tempat usaha (SITU) yang harus diurus setahun, dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) setahun sekali.

"Keempat izin ini wajib diurus dan dimiliki semua perusahaan yang berada dan beroperasi di Bolmong," Usman menambahkan.

Dia mengatakan, hampir semua pemborong atau kontraktor di Bolmong belum mengurus perizinan di KPPT. "Terdapat sekitar 5 perusahaan besar yang beraktivitas di Bolmong selama tahun 2015 hingga tahun 2016 yang belum mengurus izin di KPPT," ujarnya..

Usman menambahkan setiap pelaku usaha wajib memiliki izin usaha. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bolmong untuk menidnak para pelanggar peraturan daerah (Perda).

Kepala Satpol PP Bolmong Linda Lahamesang juga berjanji akan menindak tegas perusahaan yang tidak mengurus izin.

"Kami akan koordinasi dengan KPPT bersama dinas-dinas terkait dan pekan ini turun ke lokasi. Jika terdapat perusahaan tidak lengkap izin, maka aktivitasnya harus dihentikan. Kami akan tindak tegas tanpa pandang bulu," kata Linda mengeaskan. (tribun manado/maickel karundeng)

Penulis: Maickel_Karundeng
Editor:
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved