Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Paspampres Sisir Pasar Beriman Tomohon

Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menyisir Pasar Beriman Kota Tomohon.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Lodie_Tombeg

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menyisir Pasar Beriman Kota Tomohon selama tiga jam, Kamis (28/4).

Ada 26 Paspampres bersama 14 Staf Sekretariat Negara turun memastikan area aman saat kunjungan Presiden RI, Joko Widodo yang dijadwalkan Sabtu besok.

Paspampres menyusuri setiap sudut pasar. Tak terkecuali pasar ekstrem yang menjajakan hewan hutan.

Setelah penyisiran, Paspampres dan Staf Setneg berdiskusi dengan Wakil Wali Kota Tomohon, Syerly Adelyn Sompotan di kantor Perusahaan Daerah Pasar.

Menurut Sompotan, dari rundown acara yang disampaikan Setneg, Presiden akan berkunjung di Pasar Beriman Sabtu sore. "Beliau (Presiden) dari Papua dijadwalkan datang ke Sulut kemudian terus ke Kota Tomohon," ungkap SAS.

Ia mengungkapkan, jadwal Presiden sewaktu-waktu bisa berubah, tergantung situasi. Pemerintah Tomohon tetap siap menyambut kedatangan orang 'nomor 1' di Indonesia itu.

"Jadi atau tidak Presiden datang, Pemkot Tomohon sudah harus siap," katanya.

Sebagai tuan rumah, ujar Sompotan, Pemkot harus berbenah. Rencana Pemkot akan bersihkan kota termasuk lokasi pasar.

"Bersih-bersih kota sebenarnya rutin digelar di kelurahan. Tapi khusus kedatangan RI 1 tidak ada salahnya kita intensifkan kegiatan kerja bakti," ujarnya.

Sesuai rundown yang disodorkan Setneg, kegiatan Jokowi di antaranya peresmian (pasar). Kemungkinan, kata SAS, bangunan pasar bantuan Kementerian Perindustrian.

"Pembicaraan dengan Paspampres kalau beliau berkenan, maka akan ada peresmian," katanya.

Tindak lanjutnya, ujar SAS, Sekretaris Kota, Arnold Poli akan ikut rapat dengan Pemprov Sulut.

Saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta, Jokowi sempat menyambangi Pasar Beriman. Satu lokasi pasar yang dikunjungi, yakni lapak daging esktrem. Jokowi yang ketika itu menyaksikan tikus, kucing, dan ular bebas diperjualbelikan sempat 'merinding'. *

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved