Selasa, 2 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kapolda Sulut Terima Gelar Adat Bogani In Totabuan. 'Terima Kasih Bolmong Raya'

Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Brigjen Pol Drs Wilmar Marpaung SH menerima gelar adat Bogani In Totabuan.

Tayang:
Penulis: Maickel Karundeng | Editor:
TRIBUNMANADO/MAICKEL KARUNDENG
Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Brigjen Pol Drs Wilmar Marpaung SH menerima gelar adat Bogani In Totabuan dari Aliansi Masyarakat Adat Bolaang Mongondow, Kamis (28/4) di kantor Bupati Bolmong. 

Laporan wartawan Tribun Manado Maickel Karundeng

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK -  Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Brigjen Pol Drs Wilmar Marpaung SH menerima gelar adat Bogani In Totabuan dari Aliansi Masyarakat Adat Bolaang Mongondow, Kamis (28/4) di kantor Bupati Bolmong.

Kedatangan orang nomor satu di kepolisian Sulut bersama jajaran petinggi Polda di Bolmong disambut secara adat Bolmong. Kapold yang mengenakan pakaian serba merah bersama Ny Laura Marpaung, seperti mempelai yang baru nikah karena Kapolda bersama Ibu duduk di panggung berdua sama seperti pesta pernikahan.

Bupati Salihi Mokodongan, Wakil Bupati Yanni Tuuk dan para tokoh adat menyerahkan selempang adat, pedang adat, dan piagam kepada Bogani In Totabuan Kapolda Sulut Brigjen Pol Wilmar Marpaung.

Ketua Panitia Penganugerahan Adat yang juga Sekertaris Amabom Mulyadi Mokodompit menyampaikan, dipilihnya Kapolda Sulut sebagai penerima gelar adat karena dianggap telah banyak berbuat sehingga Bumi Nyiur Melambai Sulawesi Utara khususnya Bolmong raya dalam situasi dan kondisi aman dan kondusif.

Menurutnya ada beberapa kriteria sehingga Kapolda Sulut layak dipilih untuk menerima penghargaan ini, yaitu usulan dari masyarakat Bolmong, usulan dari institusi yang bersangkutan yaitu Polri, dan melalui pertimbangan Dewan Adat Masyarakat Bolmong. "Bogani In Totabuan wajib memperjuangkan aspirasi masyarakat Bolmong dan bisa memberikan kritik dan saran demi kemajuan Bolmong," ujar Mokodompit.

Jemmy Lantong Ketua AMABOM menyampaikan pemberian gelar adat dilingkungan masyarakat Sulut khususnya masyarakat adat Bolmong telah menganggap Kapolda Sulut berhasil melakukan pengamanan daerah.

Kapolda mampu menetralisir semua kejahatan dan radikalisme dan dianggap sebagai Bogani In Totabuan serta sebagai masyarakat Bolmong dimanapun dia berada tetap menjadi Kesatria Pemberani. "Adat tidak bisa dipisahkan ketika adanya pemekaran baik daerah ataupun menjadi Provinsi Bolaang Mongondow raya," ungkap Lantong.

Sementara Bupati Bolmong Salihi B Mokodongan SH berkata kunjungan kali ini sangat berharga dan sebagai silahturami antara Polri bersama Pemkab dengan para tokoh adat Bolmong. "Semoga kunjungan kerja dapat mempererat hubungan antara Pemkab Bolmong bersama para tokoh adat Bolmong dengan Polri melalui pemberian gelar adat buat Kapolda," terangnya.

Kapolda Sulut Brigjen Pol Drs Wilmar Marpaung SH, menyampaikan bahwa
gelar adat ini adalah gelar kedua yang Ia terima, yakni dari Minahasa raya Tonaas Wangko Um Banua, Bolmong raya sebagai Bogani In Totabuan. "Sangat berterimakasih, ini akan menjadi kenangan yang tidak bisa saya lupakan selamanya.
Saya berjanji kepada seluruh yang hadir dan tua-tua adat, akan melaksanakan tugas dan kewajiban saya sebagai Bogani In Totabuan," katanya.

Menurut Kapolda, pemberian gelar adat ini merupakan kajian yang mendalam dan penilaian yang mendalam sehingga diputuskan mendapat gelar ini. "Saya menyadari bahwa saya bukan asli daerah Bolmong karena asli Medan, tapi diberikan gelar adat tertinggi dari masyarakat Bolmong raya lewat Bogani In Totabuan," ungkapnya dengan penuh rasa haru.

"Terimakasih kepada seluruh masyarakat Bolmong raya, melalaui momen ini dapat mendorong dharma bakti saya agar memberikan pelayanan lebih baik di Bumi Totabuan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan daerah," terang Bogani In Totabuan ini.

Kapolda menjelaskan adanya pertimbangan khusus atas keberhasilan Polda Sulut dalam menjalankan tugas dan membasmi kejahatan agar kondisi daerah tetap aman khususnya Bolmong raya," katanya.

"Keberhasilan ini atas kerja keras, kerja cerdas dari seluruh anggota mulai dari Polda, Polres, Polsek hingga ke pelosok desa dalam menjaga kamtibmas," jelas Kapolda.

Lanjut Kapolda, strategi menjaga Kamtibmas ialah dengan pencegahan yang jauh lebih murah dan mudah melalui cipta kondisi.
Pencegahan ini sangat pentig agar tidak terjadi kejahatan, sebab lewat pemberdayaan masyarakat atau mempolisikan masyarakat untuk tidak menjadi korban atau menjadi pelaku kejahatan.

"Saya mengharapkan dukungan reken-rekan Polri sebab tanpa dukungan mereka, saya tidak bisa berbuat banyak," tutup Bogani In Totabuan.

Turut hadir dalam kegiatan ini para petinggi Polda Sulut, para Kapolres Sulut, perwakilan daerah tetangga Bolmut, Bolsel, Boltim, Kotamobagu, para Kepala SKPD Bolmong, Ketua Dewan Bolmong Welty Komaling bersama anggota, Kasdim Bolmong Mayor Inf Suwarno, mewakili Dandim Mayor Maramis, para Kapolsek Bolmong, para tokoh adat Bolmong, tokoh masyarakat, tokoh agama serta para tamu undangan.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved