BLH Manado Sosialisasikan GBK
Badan Lingkungan Hidup Kota Manado menggelar kegiatan Gerakan Bersih Kuala (GBK), Rabu (27/4).
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
Liputan Wartawan Tribun Manado Felix Tendeken
TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Badan Lingkungan Hidup Kota Manado menggelar kegiatan Gerakan Bersih Kuala (GBK), Rabu (27/4).
Program ini sudah dicanangkan oleh Pemprov Sulut dan dimulai 27-29 April 2016. Dalam kegiatan GBK ini BLH Manado menggandeng TNI AL dan TNI AD, Laskar Manguni dan BLH Provinsi.
Mereka bersama-sama memberihkan sungai dan memantau Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano.
"Sebenarnya sungai bisa jadi pilihan alternatif untuk mengurangi kemacetan lalulintas, apalagi kalau angkutan sungainya sudah diaktifkan kembali,"jelas Bismark.
Kegiatan yang bertemakan jadikan kuala Tondano, Sario, dan Malayang sebagai beranda terdepan ini diharapkan maksimal. Apalagi isu lingkungan hidup menjadi isu global guna menjawab degradasi lingkungan hidup seperti pencemaran, permasalahan kurangnya Ruang Terbuka Hijau (RTH), dan sampah.
"Jadi sejak tgl 21 Februari sudah menerapkan kantong plastik berbayar untuk membatasi penggunaan kantong plastik. Hal tersebut akan mengurangi dampak pemanasan global, kemudian mengurangi sampah plastik,"jelas Bismark.
Sementara itu Kepala Dinas Kebersihan Kota Manado sebagai pihak terkait menjelaskan bahwa saat ini pengelolaan sampah sudah menggunakan paradigma baru. Diantaranya memfasilitasi sampah sejak dari sumber, memilah, mengolah, cara mengangkut, serta dimanfaatkan dengan cara proses yang aman bagi lingkungan.
"Sebenarnya pengelolaan sampah rumah tangga tanggung jawab bersama dan sampah spesifik adalah tanggung jawab Pemerintah,"jelas Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Manado, Maxmilian Tatahede.
Ia berharap agar lewat peringatan hari bumi beberapa waktu yang lalu dijadikan aspek penting untuk meningkatkan kebersihan dan peran serta masyarakat. Kemudian bukan hanya didalam rumah namun dilingkungan sekitar dimana kita berada.
"Melalui sosialisasi gerakan simpatik peduli sampah untuk meningkatkan kesadaran masyarkat.
Kedepan juga kita sinergikan kegiatan bersih-bersih pantai dan gerakan 3 R. Semua ini untuk menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan seimbang,"tukas Tatahede.