Tak Ikut Lomba, Penjaga Perpustakaan Bakal Diganti

Perpustakaan desa dan kelurahan yang ada di Kota Kotamobagu hampir semuanya dalam kondisi memprihatinkan.

Tak Ikut Lomba, Penjaga Perpustakaan Bakal Diganti
NET
Ilustrasi

Laporan wartawan Tribun Manado Handhika Dawangi

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU -  Perpustakaan desa dan kelurahan yang ada di Kota Kotamobagu hampir semuanya dalam kondisi memprihatinkan. Pemerintah Kota dalam hal ini kantor perpustakaan mulai memikirkan metode agar pengelolaannya menjadi baik.

Lomba perpustakaan menjadi satu pilihan. Kepala Kantor Perpustakaan Kotamobagu Tony Ponongoa kepada Tribun Manado belum lama ini mengatakan pihaknya pada (25/4) mulai melaksanakan pemantauan ke semua perpustakaan yang ada.

"Yang kita lakukan yakni pemantauan. Untuk penilaian puncak nanti pada 6 Mei 2016 sebelum HUT Kotamobagu," ujar kepala kantor yang baru menjabat selama 86 hari ini.

Lanjut Tony dilakukannya perlombaan semata-mata hanya sebagai motivasi kepada pengelola perpustakaan agar dapat memperhatikan pengelolaan perpustakaan.

"Itu tujuan utamanya, lomba hanya sebagai sarana untuk motivasi. Dan juga untuk meramaikan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Kotamobagu ke 9 pada 23 Mei 2016 mendatang," ujarnya.

Lomba tersebut melibatkan semua perpustakaan tak hanya di desa dan kelurahan melainkan perpustakaan di SD, SMP dan SMA. "Ada piala wali kota, penghargaan dan hadiah hiburan," ungkapnya.

Yang dinilai pada lomba tersebut dikatakan Tony antara lain baik fasilitas ruangan, administrasi buku kunjungan (paling pokok)."Kalau tidak ada pengunjung, berarti petugas tidak mampu menarik perhatian," ujarnya.

Tony kemudian memberikan saran bagaimana mengatur perpustakaan dengan ruangan seadanya. "Misalnya tidak ada ruangan, manfaatkan sudut ruangan kantor desa. Atau jika ada halaman dan pohon peneduh sediakan tempat duduk disana. Berikan kenyamanan kepada masyarakat," ungkapnya.

Bagi pemenang lomba Tony mengatakan akan dikirim ke tingkat provinsi untuk mengikuti lomba yang sama. "Setelah lomba nanti ada pembinaan untuk semakin meningkatkan pengelolaan perpustakaan," ujarnya.

Namun ketika pengelola tidak mengikuti lomba atau mengikuti namun tidak memenuhi standar maka ada sanksinya. "Ini bukan sekedar ikut lomba harus ikut, dengan persyaratan yang sesuai.
Konsekuensinya pengelola akan saya ganti, itu berarti tidak mau kerja. Honor memang kecil, tetapi nilai dalam pekerjaan itu yang diambil yakni dapat mencerdaskan masyarakat," ujarnya.

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved