Enam Warga Manado Menghilang, Baru Lima Ditemukan! 'Orang Pintar' Dikerahkan Cari
"Berbagai upaya sudah dilakukan oleh keluarga, tapi tidak ada informasi terkait jejaknya."
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sesuai data di Polresta Manado dari Januari hingga April 2016 tercatat enam orang hilang yang dilaporkan keluarga korban.
Hanya lima di antaranya sudah ditemukan dan kembali bersama keluarga tercinta
Khusus orang yang dilaporkan hilang di Polresta Manado, fotonya akan dipasang di papan informasi depan ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Manado.
Informasi yang diperoleh Tribun Manado, Rabu (20/4), dari enam laporan orang hilang sebagian besar sudah kembali ke rumah.
Tercatat hanya satu orang hilang yang belum ditemukan hingga saat ini.
Tercatat laporan orang hilang atas nama, Yasim Naki (74) warga Kelurahan Winangun Satu, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, hingga kini belum ditemukan. Meski begitu keluarga terus berupaya mencari sosok pensiunan polisi ini.
Hidayat, tetangga Yasim yang mengaku ikut membantu bersama keluarga mencari keberadaan korban.
"Berbagai upaya sudah dilakukan oleh keluarga, tapi tidak ada informasi terkait jejaknya. Tapi keluarga terus berusaha dan berharap bisa ditemukan," ujar Hidayat.
Tak hanya menyebar foto di beberapa Polres, pihaknya juga ikut memanfaatkan media sosial, seperti Grup Manguni Team dan Baraccuda Team, Tim Paniki, termasuk meminta bantuan orang pintar atau paranormal.
"Semua upaya ini belum membuahkan hasil," ujar anggota polisi ini.
Kasubag Humas Polresta Manado, AKP Agus Marsidi menjelaskan, data orang hilang tidak masuk dalam data Analisis dan Evaluasi (Anev), biasanya hanya dibuat laporan di SPKT.
"Tapi nanti saya cek dulu, kalau bagian mana yang menangani kasus orang hilang," ujarnya.
Berdasarkan data yang diperoleh beberapa laporan orang hilang yang sudah ditemukan misalnya, laporan seorang warga Matungkas, Dimembe, Kabupaten Minut.
Kemudian ada lagi laporan dengan korban warga Mahakeret Barat, Kecamatan Wenang, Kota Manado, laporan hilang warga Paniki Satu, Kecamatan Mapanget, Manado. Lalu laporan hilang warga Paal Dua, Kota Manado.
Hanya orang yang dinyatakan sempat hilang ini kabarnya sudah kembali bersama keluarga tercinta.
Sementara itu, laporan orang hilang di wilayah kepolisian Minahasa hampir tidak ada. Hal ini disebabkan masyarakat pro aktif dalam melaporkan ke hal-hal yang mencurigakan ke Polres Minahasa.
Berdasarkan data yang diperoleh tahun 2015, hanya ada satu laporan orang hilang. Yakni, kejadian hilangnya Pegawai di Pengadilan Negeri Tondano yang akhirnya ditemukan di dekat pintu air beberapa hari kemudian dalam keadaan meninggal.
"Tahun lalu hanya itu kasus hilangnya orang yang dilaporkan ke Polres Minahasa, selebihnya tak ada. Tahun ini belum ada kasus kehilangan orang yang dilaporkan dan kami berharap tidak ada," ujar Iptu Edy Kusniadi, Kasat Reskrim Polres Minahasa, Rabu (20/4).
Dia menambahkan, mengantisipasi hal ini Polres Minahasa sudah melakukan banyak sekali upaya pencegahan. Misalnya penempatan satu anggota tiap desa dan kelurahan, serta melakukan patroli dan beberapa kegiatan lainnya.
"Sehingga informasi bisa secepatnya sampai Polres Minahasa yang langsung melakukan penindakan dan antisipasi, termasuk jika ditemukan upaya penculikan atau terjadi orang hilang," jelas dia.
Apalagi saat ini menurutnya banyak sekali media yang bisa digunakan masyarakat untuk menginformasikan jika terjadi sesuatu di tempat mereka.
"Partisipasi masyarakat juga sampai sekarang sudah banyak membantu," ujarnya. (Tribun Manado/Santo/Alpen)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/orang-hilang_20150706_083008.jpg)