DPRD Boltim Kembali Berangkat Berjamaah

19 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melakukan studi komparasi ke beberapa daerah di pulau Jawa.

DPRD Boltim Kembali Berangkat Berjamaah
TRIBUNMANADO/ALDI PONGE

Laporan Wartawan Tribun Manado Aldi Ponge

TRIBUNMANADO.CO.ID,TUTUYAN-19 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melakukan studi komparasi ke beberapa daerah di pulau Jawa.

Infromasi yang dihimpun Tribun Manado, para wakil rakyat tersebut berangkat pada Selasa (19/4) dan akan kembali pada Sabtu (23/4) nanti.

Tim dibagi dua kelompok yakni Panitia khusus (Pansus) dua dan Pansus tiga.

Keberangkatan mereka secara berjamaah ini mendapat sorotan warga karena dinilai menghambur uang rakyat. Betapa tidak, hingga awal april sudah menghabiskan dana sekitar Rp 2,3 miliar untuk perjalanan dinas.

"Padahal ada lima ranpeda yang harus dibahas. Mereka cepat-cepat bahas LKPj kepala daerah agar bisa berangkat," kata Aktivis Boltim Tevi Wawointana, pada Rabu (20/4).

Tevi mengungkapkan besarnya dana yang dihabiskan tak sebanding dengan produk legislasi yang dilahirkan DPRD dalam tiga bulan terakhir.

"Catatan kami baru ada dua ranpeda pemekaran kecamatan yang ditetapkan. Itu juga karena sudah dibahas tahun lalu. Satu agenda terkait LKPJ. Lima ranperda yang sudah disampaikan harusnya sudah dibahas tuntas," terangnya.

Dia menyoroti cara anggota dewan yang selalu berangkat secara berjamaah. Tanpa menghiraukan kemampuan keuangan daerah. "Kasihan para satuan kerja yang ditekan perjalanan dinasnya hanya tujuh hari sebulan.

Padahal mereka yang susah-susah cari dana," bebernya.

Plt. Sekretaris DPRD Boltim, Han Lolangion mengungkapkan kedua pansus tersebut akan melakukan studi komparasi terhadapa empat ranperda yang diajukan pekan lalu yakni Ranperda Badan Permusyawaratan Desa, Ranperda Rencana Tata Ruang Dan Peraturan Zonasi Kawasan Tutuyan Tahun 2015-2035.

Ranperda Rencana Detail Tata Ruang Modayag dan Modayag Barat dan Peraturan Zonasi Tahun 2016-2036. Ranpeda Rencana Pembangunan Jangka Panjang Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Tahun 2005-2025.

"Pansus dua ke Bekasi dan Karawang. Pansus tiga ke Bogor dan ke salah satu kementerian," terangnya.

Dia mengungkapkan komparasi dilakukan untuk mendapat perbandingan dan kejelasan regulasi terkait empat ramperda yang sementara dibahas tersebut.

"Sebelum Ranpeda ditetapkan menjadi perda, penting untuk dikomparasikan. Untuk mencari dasar-dasar hukumnya," tegasnya.

Penulis: Aldi
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved