Sejak Januari 6 Kasus DBD Terjadi di Mitra
Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi ancaman bagi warga di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).
Penulis: | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Valdy Vieri Suak
TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi ancaman bagi warga di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).
Meski tak banyak, dari data Dinas Kesehatan Mitra sejak awal Januari sampai awal April 2016 tercatat sudah ada 6 kasus DBD menyerang warga Mitra.
dr Wihelmina Pasuhuk Sekertaris Dinkes mengatkan, ketika menemui adanya kasus DBD pihak Dinkes Mitra langsung turun lapangan melakukan PHBS untuk melakukan Penyelidikan Epidemilogi (PE) dan pemberian edukasi kepada masyarakat.
"Kita fokus berikan pemahaman kepada masyarakat terlebih tentang 3M karena kalau foging hanya mematikan nyamuk dewasa saja," jelasnya, Rabu (13/4)
Dikatakannya, pola hidup sehat masyarakat sangat menentukan adanya penyakit DBD atau tidak. "Berada di lingkungan sehat dan bersih tentu akan jauh dari DBD. Cara hidup masyarakat sangat menentukan, untuk itu selalu lakukan pencegahan dengan 3M untuk memutus rantai penyrbaran nyamuk DBD," jelasnya lagi.
Tapi menurutnya untuk kasus di Mitra belum masuk kejadian luar biasa (KLB).
"Jika sudah menyebar ke seluruh Mitra itu baru kejadian luar biasa. Sebelumnya yang endemik yakni Kecamatan Tombatu dan Belang, namun melihat kondisi ini belum bisa dikatakan KLB," akunya.
Dia pun berharap kerjasama masyarakat dan pemerintah setempat.
"Pemerintah Kecamatan dan Desa harua ikut berperan aktif memberikan arahan serta mengajarkan masyarakat menciptakan lingkungan sehat. Masyarakat juga harus mempraktikan apa yang dijelaskan pemerinta," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/fogging-di-mitra1_20160413_150600.jpg)