Harold Lesu Dengar Putusan Hakim

Harold Lapian langsung tertunduk lesu ketika hakim memenjarakannya selama 4 tahun 10 bulan.

Harold Lesu Dengar Putusan Hakim
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi sabu-sabu. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Harold Lapian langsung tertunduk lesu ketika hakim memenjarakannya selama 4 tahun 10 bulan.

Sidang di Pengadilan Negeri Manado, Senin (11/4) kemarin, merupakan tahap akhir proses sidang yang dijalani Harold.

Selain hukuman penjara, Majelis Hakim yang diketuai Franklin Tamara juga mengharuskan Harold membayar denda Rp 1 miliar, atau diganti dua bulan penjara jika tak mampu membayarnya.

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang menuntut Harold selama 6 tahun 2 bulan dan denda Rp 1 miliar.

Sandaran putusan ini mengacu pada Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika.

Kasus ini berawal pada 27 September 2015 lalu sekitar pukul 20.00 Wita, ketika Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulut mendapat laporan dari masyarakat.

Bahwa akan ada transaksi narkoba di pangkalan PO Manado-Poso di Kelurahan Bahu Lingkungan III Kecamatan Malalayang Kota Manado.

Menindak lanjuti laporan tersebut, tim langsung ke lokasi dan melakukan pengintaian.

Di sana nampak mobil Daihatsu Luxio baru saja tiba di lokasi. Tim pun mendekati mobil tersebut dan mendapati Harold bersama kedua temannya yakni Masri dan Azis (penuntutan berkas terpisah).

Tim kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan bungkusan warna hitam berupa kaos kaki di samping kiri mobil.

Setelah dibuka ternyata di dalamnya ada 12 paket kantong plastik bening yang diduga berisi narkotika jenis sabu.

Atas temuan tersebut Harold bersama kedua orang temannya diamankan ke Mapolda Sulut.

Berdasarkan hasil pengujian barang bukti tertanggal 1 Oktober 2015 dari Badan POM RI Manado, menyatakan bahwa barang tersebut mengandung Methamphetamine (sabu-sabu).

Penulis: Finneke
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved