Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Di Manado Masih Marak Parkir Liar

Dua bulan pelaksanaan program satu arah (one way traffic) di Kota Manado dinilai berhasil.

Penulis: Finneke | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Dua bulan pelaksanaan program satu arah (one way traffic) di Kota Manado dinilai berhasil. Meski begitu, kesemrawutan kendaraan terlihat di beberapa tempat.

Semisal parkir sembarangan di pinggir jalan, bahkan ada yang memarkir kendaraan di dua sisi. Ini bisa terlihat di kawasan Pasar 45. Alhasil, kendaraan harus menumpuk.

Pemandangan ini juga terlihat di kawasan jalan Sam Ratulangi. Banyak parkir liar di pinggir jalan, baik motor maupun mobil.

Selain itu, perhentian mobil mikro di sebelah kanan jalan. Kendaraan yang biasanya melambung di sebelah kanan terpaksa langsung banting stir. Penumpang yang naik juga berisiko tertabrak mobil.

Meski kepolisian terus berjanji memperbaiki kekurangan-kekurangan dalam program ini, hal-hal seperti itu masih terus terjadi.

Kasatlantas Polresta Manado Kompol Roy Tambajong saat dikonfirmasi mengatakan, perlu waktu untuk memperbaiki kesemrawutan itu.

"Bertahap. Parkir, jalur mikro sudah kita atur. Tapi lagi-lagi kesadaran masyarakat yang kurang. Kami sering menindak tegas para pelanggar," ujarnya, Minggu (10/4).

Permasalahan paling sulit untuk diatasi, Kompol Roy kembali tegaskan yakni para sopir mikro yang enggan kompromi dengan kepentingan umum.

"Mereka hanya memikirkan mereka cari uang, padahal pengguna jaln tak hanya mereka. Perlu kerja keras, terus kita lakukan," ungkapnya.

Sebelumnya ia berujar, one way traffic ini membuat lakalantas menurun jauh. Untuk titik kemacetan sebanyak sembilan titik, kata dia, memang masih bertumpuk di zero point.

Dari segi pelanggaran, pada malam hari memang masih banyak yang melakukannya. Namun pada siang hari, angka pelanggaran cenderung minim.

Meski begitu, infrastruktur memang masih minim. Kata dia, infrastruktur menentukan situasi di lapangan. Kata Kompol Roy, masing-masing sudah ada tugasnya. Polisi apa, pemerintah apa. Pihaknya pun terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk itu. 

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved