Smart Woman

Bagi Meiriany Anastasia Laukati, Hidup Harus Terencana

MENJALANI kehidupan harus terencana dan mempunyai target yang akan dicapai.

Bagi Meiriany Anastasia Laukati, Hidup Harus Terencana
TRIBUNMANADO/ALEXANDER PATTYRANIE
Meiriany Anastasia Laukati 

Laporan wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO  -  MENJALANI kehidupan harus terencana dan mempunyai target yang akan dicapai. Dengan demikian, tak gelapan saat melangkah karena tujuan sudah jelas. Prinsip ini Meiriany Anastasia Laukati pegang teguh.

Perencanaan tersebut ia susun dengan teliti. "Untuk menjalankan kehidupan harus sesuai dengan rencana dan target yang akan tercapai, lima tahun, satu tahun per bulan sampai dengan per hari," ujar wanita yang biasa disapa Mei ini.

Dengan demikian, lanjut dia, kehidupan yang dijalani bisa terukur. Jika target yang ingin dicapai meleset, maka hal tersebut menjadi bahan introspeksi. Apa yang membuat tidak tercapai sehingga langkah-langkah perbaikan bisa dilakukan.

"Target yang tidak tercapai akan tersimpan di alam bawah sadar. Hal tersebut menjadi stimulus agar berusaha meraihnya. Dengan demikian nantinya pasti akan berhasil," kata wanita yang hobi berenang.

Dalam berusaha mencapai target yang akan diraih, menurut wanita yang mengidolakan Bunda Theresa janganlah sombong, melainkan harus tetap rendah diri. Dengan tetap mengerjakannya sungguh-sungguh dengan penuh cinta kasih. Apalagi Bunda Theresa pernah mengatakan, "kerjakan hal yang kecil dengan cinta yang besar."

Ibu tiga anak ini pun menjalankan saat di kantor. Mei menganggap bawahannya sebagai teman. Menurutnya, keberhasilan dapat diraih dengan tim yang kompak.

Jika ada permasalahan seperti anggota tim yang tidak capai target, dia tidak pernah memarahinya. Melainkan memotivasi agar bisa bangkit dan memeroleh apa yang sudah menjadi targetnya.

"Sebab dalam hidup ini kita tidak selalu menjadi pemenang, melainkan harus juga mengalami kekalahan. Karena dalam kekalahan memberikan kesempatan kepada kita untuk intropeksi diri," tutur wanita murah senyum ini.

Pekerjaan yang dijalaninya saat ini bukan merupakan beban, melainkan semua kebiasaan yang dicintai untuk dikerjaan. Sehingga tidak ada rasa berat untuk mengerjakannya. Untuk itu dia berusaha mendorong stafnya untuk lebih serius bekerja, agar tercapai cita-citanya.

Saat ini wanita yang telah matang dengan berbagai pekerjaan yang digelutinya mengaku merasa bersyukur dengan pekerjaannya saat ini, sebab waktu dengan keluarga bisa diaturnya dengan baik, sehingga sampai saat ini tidak pernah mengalami kesulitan untuk pembagiannya.

"Pekerjaan yang saya geluti saat ini di bidang asuransi, membuat saya bisa lebih fleksibel untuk membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga. Saya bisa liburan satu minggu, dua minggu maupun tiga minggu tanpa meninggalkan pekerjaan," tutur istri tercinta dari Stanley Limanauw.

Untuk itu dirinya merasa bersyukur kepada Tuhan apa yang telah diraihnya saat ini, sebab pekerjaan yang dilakukannya saat ini semata-mata hanya untuk keluarga tercinta.

Hal ini karena keberhasilan pada pekerjaannya tidak bernilai jika keluarganya tidak harmonis. Untuk itu keduanya harus selaras dan seimbang.

Penulis:
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved