Warga Mitra Tetap Pilih Bentor
Meski akan dibatasi, warga di Kabupaten Mitra tetap memilih bentor sebagai kendaraan angkutan dalam desa.
Penulis: | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Valdy Suak
TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Meski akan dibatasi, warga di Kabupaten Mitra tetap memilih bentor sebagai kendaraan angkutan dalam desa.
Seperti yang dikatakan Fenli Suluh warga Desa Ratatotok yang mengaku masih nyaman saat menaiki bentor.
"Selama ini tak ada masalah dengan bentor, kami pun sudah terbiasa naik bentor," ujarnya.
Dia mengatakan, jika bentor akan diganti dengan angkot itu tidak mungkin dan pasri butuh proses lama. "Di daerah lain saja yang lebih maju belum tentu menggunakan angkot apalagi kita yang masih di Desa. Bentor merupakan alat tranportasi jarak dekat yang sangat membantu masyarakat," jelasnya.
Ia hanya menyarankan agar pemerintah lebih memperhatikan kondosi bentor. "Kalau yang sudah tidak layak boleh saja diparkir tidak usa diizinkan beroperasi atau lakukan peremajaan," katanya.
Serupa juga dikatakan Neli Ompi warga Desa Tosuraya, ia mengatakan bahwa bentor sangat membantu dalam aktivitasnya. "Disini ojek sudah jarang, jadi hanya bentor. Apalagi saya yang setiap hari ke pasar merasa terbantu. Kalau angkot takutnya tidak bisa mengakses lorong-lorong beda dengan bentor," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/bentor-unik-di-bolmut_20150722_124546.jpg)