Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

UNBK, SMK N 1 Kotamobagu Pinjam Komputer

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Satu Kota Kotamobagu siap mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Penulis: Handhika Dawangi | Editor:
TRIBUNMANADO/HANDHIKA DAWANGI
Ruangan ujian nasional berbasis komputer di SMK N 1 Kotamobagu yang mnggunakan ruangan laboratorium sekolah. 

Laporan wartawan Tribun Manado Handhika Dawangi

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU -  Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Satu Kota Kotamobagu siap mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sebanyak 190 komputer disiapkan untuk mensukseskan pelaksanaannya. Dari 190 komputer, 60 diantaranya milik tiga sekolah yakni SMP N 1, SMP N 4 dan SMK N 2.

"Memang kami harus meminjam komputer karena komputer yang kami miliki tidak cukup. Biasanya setiap tahun kami meluluskan 300 sampai 400 siswa, tahun ini ada 532 siswa yang akan mengikuti ujian nasional (UN)," ujar Koordinator Ujian Nasional Berbasis Komputer SMK N 1 Kotamobagu, Arpan Parutang Minggu (3/4) sore.

Selain komputer barang lain yang dipinjam adalah genset. Untuk mengantisipasi padamnya listrik saat pelaksanaan ujian, pihak SMK N 1 menyediakan tiga genset. "Tiga genset yang disiapkan terdiri dari satu genset punya sekolah, satu pinjam pada PLN, dan satu milik saya," ujar Arpan.

Memang untuk pelaksanaan ujian secara online yang baru pertama kali dilaksanakan oleh SMK N 1 pihak sekolah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. "Kami menyediakan tujuh ruangan terdiri dari lima laboratorium dan dua ruangan kelas yang disulap menjadi laboratorium komputer," ujar Arpan.

Mengenai jaringan, telah disiapkan portable network atau sistem jaringan berjalan. "Jadi sistem jaringan ini dapat dibongkar pasang. Ketika ada ujian dapat dipasang di ruangan kelas. Ketika sudah selesai bisa dicabut lagi," ungkapnya.

Untuk soal ujian pihak sekolah telah berkoordinasi dengan Pusat Penelitian, dan Pengembangan Pendidikan (Puspendik) sejak 2 April lalu. "Untuk soal sudah disinkronkan pada 2 April. Sudah dikirim ke masing-masing server sekolah. Jadi sudah tak masalah," ujarnya.

Arpan mengatakan untuk soal belum bisa diakses sebelum hari pelaksanaan. "Kami belum mengetahui soalnya karena dikunci menggunakan aplikasi bitloker. Nanti akan aktif pada saat pelakanaan dan harus dibuka dengan token masing-masing sekolah nanti," ujarnya.

Untuk membuka soal di setiap komputer pun, guru tidak boleh. "
Ada password yang sudah dibagikan ke setiap siswa. Menurut informasi yang kami peroleh jumlah soalnya yakni untuk mata pelajaran bahasa Indonesia 50 soal, Matematika 40, bah inggris 50, dan untuk SMK ditambah mata pelajaran teori kejuruan dengan 50 soal. Waktu mengisi soal itu selama dua jam," ungkapnya.

Selain kesiapan perlengkapan untuk UN, SMK N 1 Kotamobagu jauh hari sudah mempersiapkan
para siswanya. "Untuk ujian nasional dengan komputer memang baru pertama kali, namun kami sudah melaksanakan ujian dengan komputer pada ujian lokal yakni ujian semester lima, dan ujian akhir sekolah. Jadi sudah dua kali siswa melaksanakan ujian dengan komputer ditambah lagi dengan simulasi empat kali. Dari hasil simulai siswa yang lulus itu 80 persen," ujar Kepala Sekolah SMK N 1 Hj Sartika Paputungan Spd.

Dari 532 siswa Sartika mengatakan ada satu siswa yang tidak akan mengikuti UN pada senin. "Iya satu siswa sakit dan sekarang dirawat di rumah sakit.
Siswa tersebut nanti akan mengikuti ujian susulan pada tanggal 11 sampai 14 April," ujarnya.

Sartika menambahkan tiap ruangan UNBK disiagakan tiga orang terdiri dari satu pengawas, satu teknisi, dan satu proktor atau koordinator ruang yang mendapat token dari pusat. "Totalnya ada 21 orang di tujuh ruangan," ujarnya.

Selain SMK N 1 Kotamobagu dua sekolah lain yang akan melaksanakan UNBK yakni SMK Cokroaminoto dan SMK Muhammadiyah juga telah siap

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved