Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Proyek Rel Kereta Api Sulut Dikebut, Rp 5 M Dikucur untuk Pembebasan Lahan Tahap I

"Rel ini akan tersambung dari Bitung hingga Makassar, ini jadi salah satu prioritas nasional."

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO/FERDINAND RANTI
Pembebasan lahan untuk proyek Rel Kereta Api Bitung-Makassar terus dikebut. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pembangunan rel kereta api di Sulawesi Utara dikebut. Kamis pekan depan, tim dari Direktorat Kereta Api bakal meninjau lokasi pembangunan rel kereta api di Bitung dan Minahasa Utara.

"Tim akan lakukan peninjauan lokasi," kata Kadis Perhubungan Sulut Joy Oroh, Jumat (1/4).

Dikatakan Oroh, lokasi rel kereta api di Minut berada tak jauh dari lokasi jalan tol. Lebarnya tiga puluh meter. "Jadi ada rel, lalu area sekitar rel," kata dia.

Oroh membeberkan, pembebasan lahan akan dimulai tahun ini, tahap pertama berjumlah Rp 5 miliar. "Pada tahap kedua nanti akan turun anggaran sebesar Rp 55 miliar, semua bersumber dari APBN," kata dia.

Oroh memprediksi, pembebasan lahan bakal jadi kendala utama.

Untuk itu, pihaknya bakal memakai metode baru dalam pembebasan lahan kali ini. Lahan akan langsung dibangun begitu dibebaskan. "Ini agar kendala pembebasan lahan dapat diatasi," ujar dia.

Pada tahun depan, beber Oroh, tersedia anggaran untuk konstruksi. Dikatakan Oroh, proyek tersebut dikebut karena rel serupa di Sulsel sudah dibangun sepanjang 20 kilometer.

"Rel ini akan tersambung dari Bitung hingga Makassar, ini jadi salah satu prioritas nasional," kata dia. (Tribun Manado/Arthur Rompis)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved