Sopir Bentor Ikut Angkat Kardus Berisi Naskah
Jumat (1/4), pukul 15.00 wita Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara mendistribusikan naskah ujian nasional (UN) di Kota Kotamobagu.
Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Aswin_Lumintang
TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Jumat (1/4), pukul 15.00 wita Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara mendistribusikan naskah ujian nasional (UN) di Kota Kotamobagu.
Dengan diangkut mobil Avanza sebanyak 55 kardus berisi naskah soal dalam bentuk kertas dan soal dalam bentuk kaset untuk Bahasa Inggris dipindahkan ke Aula Dinas Pendidikan Kotamobagu tepatnya di Lantai Dua Kantor SKPD.
Untuk memindahkan petugas dari Provinsi mengalami kesulitan, karena harus turun tangga mengangkut kardus yang cukup berat.
"Kalau hanya beberapa orang proses penyaluran akan lambat. Sebaiknya kita panggil sopir bentor untuk membantu," ujar Tedi, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Ujian Nasional (UN) Sulut.
Dua orang sopir bentor yang biasanya mangkal di Depan Kantor Dinas Pendidikan tampak mulai mengangkat kardus berisi naskah satu persatu. Langkah kaki sopir bentor cukup cepat menaiki tangga.
Setelah semua naskah terkumpul di dalam Aula, seluruh kepala sekolah baik SMA, SMK, dan MA baik swasta maupun negeri dikumpulkan dan diberi pengarahan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kotamobagu, Rukmi Simbala.
Rukmi kemudian menyampaikan wilayah lain di Bolaang Mongondow Raya menyimpan naskah UN di kepolisian. "Untuk itu naskah UN Kota Kotamobagu akan disimpan di Polsek Urban Kotamobagu," ujar Rukmi.
Terdiri dari 15 sekolah yakni, SMA, SMK, dan MA yang ada di Kota Kotamobagu tiga diantaranya melaksanakan ujian nasional (UN) secara online. Tiga sekolah tersebut yaitu SMK Cokroaminoto, SMK N 1 Kotamobagu, dan SMK Muhammadiyah."Pembukaan naskah ujian nasional oleh Wali Kota akan diadakan di SMA N 3 Kotamobagu. Sedangkan Wakil Wali Kota di SMK Negeri 2 Kotamobagu," ujar Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Dinas Pendidikan Kotamobagu, Kadri Bangol.
Siswa akan mengikuti UN mulai 4 April 2016 yakni ada 2.519 siswa. Terdiri dari 675 siswa di SMA Negeri dengan rincian SMA N 1 282 siswa, SMA N 2 123 siswa,SMA N 3 93 siswa, SMA N 4 32 siswa dan MAN Model 145 siswa.
Untuk SMA swasta sebanyak 299 siswa dengan rincian SMA Islam 40 siswa, SMA Kristen 146 siswa, SMA Katolik 88 siswa, dan MA Al hikmah Poyowa Besar 25 siswa.
Rencananya untuk SMK Negeri ada 632 siswa dengan rincian SMK N 1 532 siswa, dan SMK N 2 100 siswa.
Khusus SMK Swasta ada 913 siswa dengan rincian SMK Cokroaminoto 504 siswa, SMK 23 Maret 90 siswa, SMK Muhammadiyah 83 siswa, SMK Panca Marga 39 siswa, SMK Farmasi 14 siswa, SMK Kristen 107 siswa, dan SMK Kharisma 76 siswa.
"Untuk waktu ujian itu dimulai sejak tanggal 4, 5 dan 6 April. Dan untuk SMK ditambah satu hari untuk ujian kompetensi. Untuk sekolah yang UN nya berbasis Computer Based Tes itu selama enam hari mulai dari tanggal 4 April kemudian tanggal 5, 6, 7, 11 hingga tanggal 12 April menggunakan siste sift," ujarnya.(dik)