Linmas di Tomohon Diganti Tanpa Sebab, Gaji Dialihkan ke Orang Lain
Novi merupakan satu dari 4 petugas Linmas Tinoor I yang dipecat. Tanpa informasi jelas, Ia pun hanya bisa menduga-duga alasan pemecatannya
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Fransiska_Noel
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - 19 tahun karir Novi Manoppo (43) sebagai petugas Pelindung Masyarakat (Linmas) di Kelurahan Tinoor I Kota Tomohon pun berakhir.
Kabar mengejutkan itu datang tiba-tiba, ia dipecat tanpa pemberitahuan dan alasan yang jelas.
Novi merupakan satu dari 4 petugas Linmas Tinoor I yang dipecat. Tanpa informasi jelas, Ia pun hanya bisa menduga-duga alasan pemecatannya
"Mungkin saya dinilai berseberangan pilihan politik ketika Pilkada lalu," ujarnya dengan nada sesal kepada Tribun Manado, beberapa waktu lalu.
Sebenarnya tak masalah kalau pun Ia diganti, meski hanya sebagai Linmas setidaknya ada tatanan etika apalagi Linmas tetap masuk tataran pemerintahan.
"Tak apa-apa saya dipecat, tapi setidaknya kasih surat atau pemberitahuan, saya kan biar bagaimana diangkat menggunakan SK (surat keputusan), dilantik di Kantor Kelurahan," sebutnya.
Ia makin sakit hati ketika mengetahui, haknya berupa insentif kerja selama tiga bulan ternyata sudah dialihkan ke orang lain "Tiga bulan dari Januari saya kerja seperti biasa, nanti tahu saat mau terima insentif di Kantor Kelurahan hari Sabtu (26/3) ternyata saya sudah bukan Linmas lagi, sudah diganti," ucapnya.
Novi pun curhat soal perjalanan sebagai linmas. Ia dilantik pertama kali tahun 1997 ketika Tomohon masih bagian dari Minahasa. Masa jelang berakhirnya orde baru itu, Ia bekerja tanpa digaji
"Jadi waktu itu bekerja untuk bangsa, tanpa gaji, cuma biasanya kecil-kecil dikasih uang rokok," ungkapnya.
Nanti tahun 2006, Linmas mulai dapat insentif kerja, dari Rp 200 ribu melonjak sampai Rp 500 ribu per bulan. Belakangan insentif di 2016 kabarnya naik jadi Rp 600 ribu "Jadi kalau ditotal saya kerja 3 bulan bisa dapat Rp 1,8 juta," ujarnya.
Padahal ketika itu sudah berharap dapat berkat dari jerih payahnya selama tiga bulan. "Kebetulan kan waktu itu mau rayakan paskah, sudah pikir-pikir mau beli kebutuhan untuk paskah, harap-harap dipanggil ke Kantor Lurah mau dapat berkat ternyata malah begini (dipecat)," ungkapnya.
Selain Novi, ada lagi rekan senasibnya Soni Toreh (43). Ia sudah bertugas sejak 2003.
Sebenarnya kata Soni, lumrah saja pergantian Linmas meski tanpa pemberitahuan dan alasan jelas apalagi kalau sudah menyangkut urusan perpolitikan.
"Presiden, Gubernur, walikota bisa diganti, apalagi cuma Linmas, yang saya mau tuntut hak kami kerja selama tiga bulan," kata dia.
Yang mengganjal hati jerih payahnya sebagai Linmas selama tiga bulan malah dialihkan ke orang lain. Padahal, kerjanya sebagai Linmas tak pernah dikesampingkan. Mulai dari kerja bakti, tugas piket, bersih-bersih kantor kelurahan hingga tugas ronda.
"Sampai Kamis (25/3) waktu jalan salib kami masih kerja. Waktu longsor di kampung kami bersihkan, tak pernah abaikan tugas," jelas dia.
Jika memang akan disingkirkan dari Linmas kata Soni sebaiknya dilakukan sejak awal, jangan nanti sudah keluar tenaga dan pikiran baru disampaikan.
Soni pun tak akan mempersoalkan lagi andai haknya sudah diperoleh "Kalau sudah dapat hak saya, habis persoalan. Saya jadi warga biasa yang penting kami tidak pernah korupsi. Lagi pula rejeki kan Tuhan yang atur, bukan cuma dari Linmas saja," ujarnya.
Terpisah, Djakie Rindengan Lurah Tinoor I membenarkan memang ada pergantian petugas Linmas di tahun 2016 ini.
Namun kebijakan itu sudah ditataran pimpinan, sementara ia hanya bertugas menjalankan. "Itu (pergantian) dari pimpinan," katanya.
Meski bekerja di Kelurahan, insentif Linmas diatur oleh Satuan Polisi Pamo Praja. "Linmas kan langsung di pol PP," sebutnya.
Namun pergantian itu setahunya bukan hanya di Tinoor tapi di kelurahan lain juga.
Meski begitu, kata Rindengan, akan dicarikan solusi untuk jerih payah petugas yang sudah bekerja sejak awal.
"Mereka (Novi cs) belum ketemu saya, nanti akan dibicarakan cari solusinya," pungkas Rindengan. (Tribun Manado/Ryo Noor)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-seragam-pns-linmas_20160217_173344.jpg)