Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Demi Ngelem Tinggalkan Anak dan Istri

Dia sudah menikah dan punya anak, serta istri yang cantik. Tapi keluarganya terabaikan dan ia lebih berkumpul dengan rekan-rekannya hirup lem.

Penulis: Handhika Dawangi | Editor:

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Penyalahgunaan lem oleh remaja dan pemuda di Kota Kotamobagu sudah menjadi trend. Hal itu pun tak luput daripada perhatian DPRD Kotamobagu.

"Informasi memang lagi trendnya agak naik lebih khusus dilakukan oleh para generasi muda dan anak anak siswa SMA SMK," ujar Ishak Sugeha.

Ketua Badan Legislasi DPRD Kota Kotamobagu ini mengatakan penyalahgunaan lem yang dilakukan anak sekolah itu sudah sangat berisiko.

"Memang sangat berisiko dan perlu dihindari serta ada tindakan antisipasi yang serius," ujarnya.

Ishak mengatakan DPRD siap membuat perda agar tak ada yang menggunakan lem adiktif sembarangan.

"Namun kita lihat urgensinya seperti apa kalau memang harus dengan perda atau cukup perwako. Tergantung urgensi karena setahu saya suda ada aturan yang mengatur hal itu di tingkat penegak hukum dalam aturan lebih tinggi, seperti BNN dan lain-lain," ujarnya.

Bukan cuma para remaja, penyalahgunaan lem di Kotamobagu juga dilakukan oleh orang dewasa. Seperti diungkapkan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Kombes Pol Sumirat Dwiyanto.

"Di Kotamobagu saya temukan ada pecandu lem. Dia itu sudah menikah dan punya anak, serta istri yang cantik. Tapi keluarganya terabaikan dan ia lebih berkumpul dengan rekan-rekannya hirup lem," ujarnya.

Hampir tiap hari ia mengisap lem dan meningggalkan keluarganya. Uang yang seharusnya untuk kebutuhan rumah tangga dan diberikan kepada keluarga, habis dipakai untuk beli lem.

"Kasihan anak dan istrinya terabaikan, lem bisa mengalahkan istri yang cantik," katanya.

Sumirat mengingatkan, penyalahgunaaan lem bagaikan bom waktu yang pasti berdampak hancurnya hidup seseorang. "Pernikahan, pendidikan semuanya bisa hancur hanya gara-gara lem," jelasnya. (tribun manado/handika dawangi)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved