Tim Barracuda Polda Sulut Mantapkan Diri Jadi Pasukan Khusus

"Grand designnya Barracuda akan menjadi pasukan khusus yang hanya muncul pada saat keadaan darurat."

Tim Barracuda Polda Sulut Mantapkan Diri Jadi Pasukan Khusus
NET
Tim Barracuda Polda Sulut 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Lama tak terdengar, Tim Barracuda Polda Sulut sedang mempersiapkan grand design untuk kelanjutan tim yang diasuh Direktur Kriminal Khusus (Direskrimsus) Kombes Pol Hilman.

"Grand designnya Barracuda akan menjadi pasukan khusus yang hanya muncul pada saat keadaan darurat. Punya teknik spesial dengan bela diri khusus, teknik penanganan khusus, senjata khusus," ujar Komandan Tim Barracuda AKBP Arya Perdana, Senin (28/3).

Kasubdit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ditreskrimsus Polda Sulut ini mengungkap grand design ini sementara dipersiapkan. Sudah terjaring anggota Barracuda dari polres jajaran.

"Personelnya kini tak hanya dari berbagai satuan di Polda Sulut. Kita jaring anggota-anggota terbaik dari polres jajaran," ujarnya.

Kata dia, selain anggota terbaik, personel yang terjaring dari polres jajaran yakni mereka yang punya niat untuk bekerja di Barracuda.

"Bekerja tanpa mengharapkan apa-apa. Mau kerja dan mau diseleksi. Karena Barracuda ini tak ada duit. Benar-benar bekerja ikhlas, " ungkapnya.

Kata AKBP Arya, personel baru dari polres jajaran ini akan dilatih selama sebulan. Baru bisa bertugas dengan personel yang sudah ada.

"Selain pelatihan satu bulan itu, ada juga perawatan tim. Akan dilakukan latihan bela diri seminggu tiga kali, rutin untuk semua personel. Menjaga kemampuan agar menurun," ujarnya.

Sementara ini ada 24 personel Barracuda, belum ditambah dengan personel baru yang dijaring. Selain bela diri, peralatan senjata pun akan ditingkatkan.

"Ada senjata khusus. Tiap anggota juga akan dilengkapi tongkat. Penggunaan senjata merupakan tindakan terakhir," tuturnya.

Selain fisik, personel juga akan dilatih untuk penguasaan psikologis. Bagaimana menghadapi orang-orang secara psikologis.

"Akan diajarkan bagaimana menghadapi orang-orang dari kelompok radikal. Misal menghadapi ISIS dengan deradikalisasi mereka. Yang muslim akan diajarkan seperti ustas dan kristen akan diajarkan seperti pendeta," terangnya.

Dengan begitu, Tim Barracuda dengan personel sedikit, namun terlatih untuk berbagai situasi. Punya kemampuan dan persenjataan khusus.

"Itu grand designya. Kita sementara mempersiapkan itu. TRnya sudah turun. Kita tinggal menunggu dana turun, karena ini butuh dana besar. Pengadaan dan pemeliharaan," pungkasnya. (Tribun Manado/Finneke Wolajan)

Penulis: Finneke
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved