Patroli Rayon Tameng Polda Sulut Amankan Tujuh Pemuda Asik Tenggak Miras

Ketujuh pelaku beserta barang bukti langsung diserahkan ke Polsek Malalayang untuk diproses lebih lanjut.

Patroli Rayon Tameng Polda Sulut Amankan Tujuh Pemuda Asik Tenggak Miras
TRIBUNMANADO/FERDINAND RANTI

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Operasi Kepolisian Daerah (Polda) Sulut kembali menjaring sejumlah pemuda yang kedapatan meneguk minuman keras (miras) dan membawa senjata tajam (sajam).

Operasi ini dilakukan oleh Tim Patroli Rayon Tameng Direktorat Sabhara Polda Sulut, selama dua hari yakni 26 - 27 Maret, lalu.

Dari hasil patroli dialogis Sabtu (26/3) di Terminal Malalayang pukul 23.15 Wita, ditemukan tujuh orang pemuda sedang pesta miras di tempat umum dengan jenis minuman berbagai merek.

Mereka di antaranya Mar (16), PA (21), AP (21), DM (16), Har (18), JA (25), YM (16). Diamankan pul barang bukti di antaranya satu ceret miras jenis kasegaran, tiga botol kasegeran, satu botol bird dan satu botol cap tikus.

Ketujuh pelaku beserta barang bukti langsung diserahkan ke Polsek Malalayang untuk diproses lebih lanjut.

Selanjutnya pada Minggu siang (27/3), Tameng Rayon berhasil mengamankan dua orang berboncengan kendaraan roda dua di jalan Samrat. Mereka kedapatan membawa senjata tajam jenis pisau besi putih ukuran 40 centimeter.

Kedua pelaku masing-masing VL (23), pengangguran, warga Kelurahan Wanea Lingkungan I, serta RS (22), pengangguran, warga Jalan Sea, Malalayang. Pelaku dan barang bukti selanjutnya diserahkan ke Polresta Manado untuk diproses hukum lebih lanjut.

Kasubdit Gasum Sabhara Polda Sulut AKBP Linus Kendek, Tim Patroli Rayon Tameng bersama fungsi kepolisian lainnya akan terus berupaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Dengan menggiatkan patroli dialogis di tengah-tengah masyarakat.

"Upaya pencegahan terhadap terjadinya aksi kriminalitas di wilayah hukum Polda Sulut terus dilaksanakan, satu di antaranta dengan menggelar patroli dialogis yaitu dengan metode sistem mobile," ujarnya.

Tim Patroli Rayon Tameng ini resmi dibentuk oleh Kapolda Sulut Brigjen Pol Wilmar Marpaung pada 27 Okrober 2015 silam. Personel yang ada di dalam Tim Tameng ini adalah para anggota Polri Direktorat Sabhara Polda Sulut.

Tim ini terus menjelajahi daerah-daerah rawan kamtibmas maupun kamseltibcarlantas dan memantau aktivitas masyarakat pada siang maupun malam hari.

Kapolda menegaskan, fungsi preventif yang diemban oleh Sabhara menjadikannya sebagai perwujudan kehadiran Polri di tengah masyarakat.

"Rasa aman dan nyaman adalah kebutuhan setiap orang. Polri berkewajiban mewujudkannya dengan cara selalu hadir di tengah masyarakat. Hal ini sesuai dengan yang telah diamanatkan dalam undang-undang," jelas Kapolda ketika launching tim ini. (Tribun Manado/Fin/Fer)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Fransiska_Noel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved