Bupati Tutup Tambang Emas Ratatotok
Sikap tegas kembali diambil Bupati Minahasa Tenggara, James Sumendap (JS).
Penulis: | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Sikap tegas kembali diambil Bupati Minahasa Tenggara, James Sumendap (JS). Bupati menutup satu lubang tambang emas di kawasan Padang Kecamatan Ratatotok, yang beberpa waktu terakhir ini disengketan oleh beberapa kelompok penambang.
Tidak hanya menutup lubang tambang, bangunan yang berada di sekitar lubang tambang pun ikut dibongkar paksa oleh para personil Satuan Polisi Pamong Praja dengan pengawalan dari sejumlah personil Polres Minahasa Selatan (Minsel), dan Kodim Minahasa tanpa ada perlawanan dari penambang.
Bupati Sumendap menjelaskan, bahwa alasan penutupan dan pembongkaran itu, dikarenakan para penambang yang melakukan aktivitas di lokasi tersebut tak mematuhi perintah untuk tidak lagi melakukan kegiatan penambangan. "Ini masih mau diatur dulu, tapi karena semua mau atur sendiri jadi lebih baik ditutup dan bongkar bangunannya," kata Sumendap, Rabu (23/3).
Ia mengaku tak perduli jika ada yang keberatan dengan keputusannya untuk melakukan penutupan serta pembongkaran tersebut. "Jangan coba-coba masuk ke lubang tambang ini tanpa sepengetahuan saya. Karena saya yang memutuskan lubang ini dibuka atau tidak," kata Bupati.
Menurut Bupati, siapa saja berhak untuk melakukan kegiatan penambangan di lokasi tersebut, setelah adanya pengaturan yang akan dilakukan oleh pihak Pemkab. "Untuk di lahan tambang ini siapa saja boleh melakukan kegiatan menambang, tapi harus dipahami oleh masyarakat apa yang akan diatur oleh pemerintah ini untuk kepentingan dari penambang rakyat yang bekerja untuk mencari makan, bukan kepentingan dari oknum yang hanya mau cari untung sendiri," ujar Bupati.
Dia mengaku akan segera mengundang para penambang rakyat yang melakukan aktivitas di lokasi tersebut untuk berdialog terkait pengaturan penambangan yang akan dilakukan lokasi tersebut.
"Saya siap untuk berdialog dengan penambang rakyat. Agar kita sama-sama berdialog bagaimana mengatur penambangan di lokasi ini, karena ini juga mata pencarian mereka," tandas Bupati yang didampingi Kapolres Minahasa Selatan AKBP Benny Bawensel dan Perwira Penghubung Minahasa Selatan Kodim 1302 Minahasa Mayor Infantri Arings Sigin. *