Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Status DPO, Focksi 'Berkeliaran' di Sosmed

Tersangka kasus Net Invest FR alias Focksy bebas berkeliaran di Sosial Media (Sosmed) meski dalam status daftar pancarian orang (DPO).

Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO/ALEXANDER PATTYRANIE
Bos Net In Focksy Van Rapar sedang menyajikan bakso di Cafe Mas Bro Megamas Manado 

Laporan wartawan Tribun Manado Valdy Suak

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Tersangka kasus Net Invest FR alias Focksy bebas berkeliaran di Sosial Media (Sosmed) meski dalam status daftar pancarian orang (DPO).

Ia bahkan memantau perkembangan kasus Net In melalui Grub Manguni123 Reskrimum. Dimana beberapa postingan yang terkait Net In di pantau bos CV investasi itu.

Saat dikonfirmasi lewat media sosial dan ditanyakan apakah berada di group Manguni dan memantau perkembangan, ia mengiyakannya. "Ya, di Tim Manguni," kata dia melalui pesan di Facebook.

Menurut Focksy mengenai dirinya tidak berada di tempat usaha jualan bakso, dia mengatakan, kalau sesuai prosedur pemanggilan siap, tapi ditangkap dengan status DPO tanpa surat pemanggilan terlebih dahulu itu tidak sesuai prosedur.

"Tunjukkan bukti tanda terima surat panggilan. Saya orang sangat koperatif kalau saya seperti ini bentuk protes terhadap oknum penegak hukum," ujar dia.

Dia menambahkan, oknum penegak hukum yang malah berusaha menkriminalisasi pihak Net Invest. "Saya berharap tidak terjadi pada pihak atau orang lain. Intinya, buka blokir rekening, kembalikan uang yang disita biar kami tidak dituduh penipu dan tidak dituduh menggelapkan uang," ujar dia.

Sementara itu aksi demo direncanakan akan dilakukan oleh Investor dan Patner Net Invest. Berdasarkan surat undangan melaui Sosmed dimana aksi demo akan dilaksanakan pada, Senin (21/3) Pukul 08,00 Wita. Dengan titik kumpul Lapangan Koni, kemudian rute Lapangan Koni, menuju Kejari dan DPRD Sulut.

Dalam surat undangan demo diketahui kordinator lapangan Ismed M dan Cherolin M. Demo akan dihadiri sekira ratusan investor dan patner.

Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Syaiful Wahcid menegaskan, pencarian terus dilakukan pihak kepolisian Polresta Manado. "Kami akan terus mengejar kedua tersangka, sampai kemarin kedua tersangka belum ditemukan. Tapi, pencarian terus dilakukan. Bagi yang mengetahui keberadaan tersangka silakan dilaporkan," pungkas dia.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved