Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Maloho Harap Siswa Belajar Giat Hadapi UN

Setelah menuntaskan ujian akhir sekolah, para siswa tingkat atas di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara diharapkan bisa menyiapkan diri.

Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO/MAICKEL KARUNDENG
Siswa SMA/SMK Sederajat di Bolmong giat ikut pengayaan jelang Ujian Nasional 

Laporan wartawan Tribun Manado Warstef Abisada

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOROKO -Asripan Nani, Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara berharap seluruh siswa Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMK), tetap berkosentrasi untuk menghadapi pelaksanaan ujian nasional (UN) yang akan digelar mulai 4 April mendatang.

''Setelah menuntaskan ujian akhir sekolah, para siswa tingkat atas di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara diharapkan bisa menyiapkan diri dan berkonsentrasi penuh untuk mengikuti ujian nasional pada Tahun 2016 ini. Hasilnya harus lebih baik dari yang diperoleh pada saat ujian akhir sekolah,'' ujar Asripan.

Kesiapan diri menurut Asripan tidak boleh dilakukan pada saat mendekati pelaksanaan ujian, misalnya dengan belajar semalam suntuk, tapi dilaksanakan sejak jauh hari sebelumnya agar pikiran, tenaga dan kesehatan tidak menurun drastis. ''Dengan kemampuan dan kualitas yang dimiliki siswa di Bolaang Mongondow Utara, saya yakin mereka pasti bisa menuntaskan ujian dengan baik,'' katanya.

Abdul Maloho, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga Kabupaten Bolaang Mongondow Utara menambahkan pada ujian nasional nanti ada sekitar 589 siswa yang akan ikut, seperti pada pelaksanaan ujian akhir sekolah. ''Kendati nilai ujian nasional tidak menjadi satu-satunya penentu kelulusan, tapi diharapkan kepada seluruh siswa harus belajar giat untuk mendapatkan nilai yang baik,'' jelasnya.

Baiknya nilai yang didapat kata Maloho sangat menunjang bagi para siswa untuk melanjutkan studi atau ingin bekerja, sebagai parameter kemampuan akademik.

''Misalnya jika ingin ke perguruan tinggi, bila nilai hasil ujian nasionalnya buruk, maka dengan sendirinya akan sulit untuk lulus masuk, tapi jika nilainnya baik, pasti menjadi lebih mudah. Sebab, pihak perguruan tinggi menilai yang bersangkutan memiliki kemampuan yang baik, begitu juga dengan pekerjaan. Nilai selalu menjadi parameter kemampuan seseorang,'' tukasnya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved